BINTANBREAKING NEWS

Guru dan Sekolah di Bintan Rasakan Dampak Positif Program SPPG bagi Proses Belajar

Bupati Bintan Roby Kurniawan saat mengunjungi SPPG Kilometer 20 Gunung Lengkuas dan SPPG Kampung Jati Kijang Kota di Kecamatan Bintan Timur, Senin (14/1/2026). F- Ist

BINTAN, (kepriraya.com) – Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bintan mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh guru dan pihak sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai mampu meningkatkan kesiapan belajar peserta didik, terutama dalam menjaga konsentrasi dan stamina selama kegiatan pembelajaran.


Hal tersebut disampaikan saat Bupati Bintan Roby Kurniawan meresmikan SPPG Kilometer 20 Gunung Lengkuas dan SPPG Kampung Jati Kijang Kota di Kecamatan Bintan Timur, Senin (14/1/2026).


Sejumlah guru menyampaikan bahwa peserta didik yang mendapatkan asupan gizi seimbang terlihat lebih fokus, aktif, dan bersemangat mengikuti pelajaran di kelas. Kondisi ini dinilai memberi dampak positif terhadap efektivitas proses belajar-mengajar di sekolah.


“Anak-anak lebih siap belajar karena kebutuhan gizinya terpenuhi. Kami melihat perubahan pada konsentrasi dan keaktifan siswa di kelas,” ungkap salah satu guru penerima manfaat program MBG.


SPPG Km 20 Gunung Lengkuas melayani 2.700 peserta didik, sementara SPPG Kampung Jati Kijang Kota melayani 2.978 peserta didik dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Bintan Timur.

Kedua dapur tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan pendidikan berbasis pemenuhan gizi yang terus diperluas oleh Pemerintah Kabupaten Bintan.


Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan bahwa peran sekolah dan guru sangat penting dalam mendukung keberhasilan program SPPG, terutama dalam memastikan pendistribusian makanan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan peserta didik.


“Guru dan sekolah adalah mitra utama kami. Mereka berada di garis depan pendidikan dan paling merasakan dampak langsung dari program ini,” ujar Roby.


Hingga saat ini, Kabupaten Bintan telah memiliki 10 dapur MBG dari total 22 SPPG yang direncanakan, serta 9 dapur MBG di wilayah 3T yang masih dalam tahap pembangunan. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.


Dengan dukungan guru dan sekolah, Pemerintah Kabupaten Bintan optimistis SPPG akan menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan generasi Bintan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Zuk)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *