Hafizha Salurkan Bantuan Sembako Dhuafa dan Stunting di Tanjung Uban Timur

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani saat menghadiri penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako bagi dhuafa dan balita stunting. Rabu, (28/1) f-Diskominfo
BINTAN, (kepriraya.com)— Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bintan, kembali menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako bagi dhuafa dan balita stunting. Kali ini, pendistribusian menyasar warga Kelurahan Tanjung Uban Timur, Kecamatan Bintan Utara. Rabu, (28/1)
Ketua BAZNAS Bintan, Suryono, menjelaskan bahwa pada penyaluran kali ini didistribusikan 84 paket sembako untuk dhuafa serta 15 paket khusus penanganan stunting. Meskipun berdasarkan data terbaru kasus indikasi stunting di kelurahan tersebut tersisa satu balita, bantuan tetap diberikan kepada 15 balita yang sebelumnya terindikasi stunting sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan gizi secara berkelanjutan selama enam bulan berturut-turut.
Dalam kesempatan tersebut, Hafizha Rahmadhani menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin antara TP PKK dan BAZNAS Bintan. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menghadirkan Bintan yang semakin maju dan sejahtera. Alhamdulillah, keberadaan Peraturan Bupati tentang zakat telah mendorong optimalisasi pengelolaan zakat, sehingga BAZNAS mampu menghimpun lebih dari Rp300 juta per bulan dari ASN, belum termasuk partisipasi masyarakat lainnya. Ini adalah dana umat yang kembali untuk kemaslahatan umat,” ungkap Hafizha.
Lebih lanjut, Hafizha menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan, baik pada sektor infrastruktur pendukung, peningkatan kualitas sumber daya manusia, maupun penguatan ekonomi kerakyatan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Peran serta dan partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar setiap program yang dijalankan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Pada kesempatan itu, Hafizha juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk lebih peduli terhadap persoalan stunting.
Menurutnya, penanganan stunting merupakan fokus utama Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, yang hanya dapat dituntaskan melalui kerja sama yang solid antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui pendistribusian bantuan ini, diharapkan keberadaan zakat dapat terus memberikan manfaat nyata, sekaligus menjadi instrumen penguatan kepedulian sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bintan. (Msy)

