BREAKING NEWSLINGGA

๐’๐ญ๐š๐ญ๐ฎ๐ฌ ๐“๐š๐ง๐ ๐ ๐š๐ฉ ๐ƒ๐š๐ซ๐ฎ๐ซ๐š๐ญ! ๐–๐š๐›๐ฎ๐ฉ ๐‹๐ข๐ง๐ ๐ ๐š ๐“๐ž๐ ๐š๐ฌ๐ค๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐š๐ง๐ ๐š๐ง๐š๐ง ๐Š๐š๐ซ๐ก๐ฎ๐ญ๐ฅ๐š ๐‡๐š๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐‰๐š๐๐ข ๐“๐š๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐  ๐‰๐š๐ฐ๐š๐› ๐๐ž๐ซ๐ฌ๐š๐ฆ๐š

Rapat Internal Pemerintah Kabupaten Lingga pada Koordinasi Penanganan Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Lingga yang digelar pada Senin (14/9/2026) f-Ist

LINGGA, (kepriraya.com) โ€” Pemerintah Kabupaten Lingga terus memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah titik wilayah Kabupaten Lingga.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Internal Pemerintah Kabupaten Lingga pada Koordinasi Penanganan Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Lingga yang digelar pada Senin (14/9/2026) di Ruang Rapat Kantor Bupati Lingga. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lingga dan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala BPBD, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, Kementerian Agama, Ketua MUI, serta unsur terkait lainnya.

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari langkah cepat Pemerintah Kabupaten Lingga dalam mencari solusi yang tepat dan terukur terhadap kondisi karhutla yang telah terjadi di beberapa titik wilayah Lingga, sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan yang dapat meluas apabila tidak ditangani secara bersama-sama.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Lingga menekankan bahwa penanganan karhutla dan kekeringan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu instansi atau OPD tertentu. Seluruh unsur pemerintahan memiliki tanggung jawab dan peran masing-masing untuk memastikan kondisi di lapangan dapat segera ditangani.

Wakil Bupati juga menginstruksikan agar OPD yang memiliki keterkaitan langsung dengan penanganan karhutla segera bergerak dan turun ke lapangan, melakukan pemantauan, mengambil langkah penanganan sesuai kewenangan, serta berkoordinasi secara intensif dengan BPBD, kecamatan dan unsur terkait lainnya.

โ€œKita semua harus berjibaku dalam menangani persoalan ini. Jangan sampai penanganan karhutla hanya menjadi tanggung jawab satu OPD. Semua harus mengambil peran, berkontribusi dan bertanggung jawab sesuai tugas dan kewenangannya,โ€ demikian substansi arahan Wakil Bupati dalam rapat tersebut.

Menurutnya, diperlukan gerak cepat, koordinasi yang kuat dan kolaborasi seluruh pihak agar setiap titik karhutla dapat segera ditangani serta potensi munculnya titik api baru dapat diantisipasi.

Selain pemerintah daerah, keterlibatan pemerintah kecamatan, desa, masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat juga dinilai penting. Upaya pencegahan menjadi bagian yang tidak kalah penting, mengingat kondisi cuaca kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Lingga berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan serta memastikan koordinasi antarinstansi berjalan secara optimal.

Melalui sinergi seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat, Pemkab Lingga berharap penanganan karhutla dan kekeringan dapat dilakukan secara cepat, tepat dan menyeluruh, sekaligus mencegah meluasnya dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

(r)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *