Amsakar Apresiasi Peran Strategis BAZNAS Batam dalam Pemberdayaan Masyarakat

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat menghadiri kegiatan Sinergi Program BAZNAS Kota Batam bersama Kejaksaan Negeri Batam, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS, yang digelar di Aula Kejari Batam, Senin (26/1/2026). f-Ist
BATAM, (kepriraya.com)– Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi peran strategis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program-program sosial yang menyentuh langsung kelompok rentan.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Sinergi Program BAZNAS Kota Batam bersama Kejaksaan Negeri Batam, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS, yang digelar di Aula Kejari Batam, Senin (26/1/2026).
Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada sejumlah panti asuhan di Kota Batam sebagai bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam pengelolaan dan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Amsakar menilai BAZNAS memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menguatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga yang dibangun BAZNAS telah melahirkan berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“BAZNAS hadir bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi sebagai instrumen pemberdayaan umat. Program-program yang dijalankan menjadi bukti keberpihakan kepada masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan,” ujar Amsakar
Ia menegaskan, arah pembangunan Kota Batam saat ini semakin menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan misi BAZNAS yang mengedepankan penguatan kapasitas ekonomi dan sosial mustahik agar mampu bertransformasi menjadi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
“Pembangunan akan berjalan optimal jika masyarakatnya berdaya. Dari yang sebelumnya terbatas, menjadi mandiri dan produktif. Inilah esensi pemberdayaan yang juga menjadi semangat BAZNAS,” tambahnya.
Amsakar juga berpesan kepada seluruh pengelola BAZNAS agar senantiasa menjaga amanah umat dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan dana zakat.
“Dana umat ini harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. Tidak hanya dipertanggungjawabkan secara administratif, tetapi juga secara moral dan spiritual. Jadikan zakat sebagai kekuatan untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat Kota Batam,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Amsakar berharap BAZNAS Kota Batam terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak serta membangun narasi yang positif dan konstruktif demi terwujudnya Batam yang inklusif, sejahtera, dan berkeadilan sosial. (Afr)

