Api Lahap Semak Belukar di Sebong Pereh, Satu Hektare Lahan Terbakar

Tampak petugas Damkar ketika melakukan evakuasi api yang membakar lahan di Jalan Panca Marga, Kampung Pasir 1, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (23/8/2026). f-Ist
BINTAN, (kepriraya.com) – Kebakaran lahan dan semak belukar kembali terjadi di Kabupaten Bintan. Kali ini, api membakar lahan di Jalan Panca Marga, Kampung Pasir 1, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (23/8/2026).
Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 12.30 WIB setelah warga melihat kobaran api yang membakar semak belukar di kawasan tersebut.
Aprizal Supriandi (32), warga yang melaporkan kejadian itu, mengatakan api terlihat membakar area semak belukar dan terus meluas sehingga diperlukan penanganan agar tidak merembet ke lahan di sekitarnya.
“Saat diketahui, api sudah membakar semak belukar. Kami kemudian melaporkan kejadian tersebut agar segera ditangani,” ujar Aprizal yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.
Dalam penanganan kebakaran, Babinsa Tanjung Uban Utara bersama masyarakat turut terlibat memadamkan api dan melakukan upaya pendinginan di lokasi.
Setelah dilakukan penanganan, kebakaran berhasil dikendalikan dan dinyatakan selesai sekitar pukul 14.10 WIB.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Sementara pemilik lahan belum diketahui.
Hingga api berhasil dipadamkan, penyebab kebakaran juga belum diketahui secara pasti. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Aprizal mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi lahan dan semak belukar mudah terbakar.
“Kami berharap masyarakat sama-sama waspada dan tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran lahan, terutama saat kondisi semak kering,” katanya.
Kebakaran lahan menjadi perhatian karena api pada kawasan semak belukar dapat dengan cepat meluas, terlebih apabila kondisi cuaca panas dan disertai angin.
Masyarakat yang menemukan adanya titik api diharapkan segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditangani sebelum api membesar dan meluas. (*)

