Serahkan Bantuan Al-Qur’an, Kepala KUA Bintan Pesisir Dorong TPQ Perkuat Pembinaan Santri

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bintan Pesisir, H. Ramli Hamid, foto bersama usai menyerahkan bantuan mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra dari Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) kepada Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Desa Numbing, Rabu (4/2/2026). f-Ist
BINTAN, (kepriraya.com) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bintan Pesisir, H. Ramli Hamid, menyerahkan bantuan mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra dari Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) kepada Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Desa Numbing, Rabu (4/2/2026).
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Masjid Al Ihsan, Pulau Numbing, sekaligus mendampingi Tim BWA Pusat yang datang langsung dari Jakarta. Sebanyak 160 mushaf Al-Qur’an dan 60 buku Iqra dibagikan untuk empat TPQ, yakni TPQ Al Ihsan, TPQ Nurul Iman, TPQ As Zahra, dan TPQ As Salam.
Sebelumnya, BWA juga telah menyalurkan bantuan serupa ke Desa Kelong dan Desa Air Glubi sebagai bentuk komitmen mendukung pendidikan Al-Qur’an di wilayah pesisir.
H. Ramli Hamid menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BWA atas kepeduliannya terhadap santri TPQ di Bintan Pesisir. Menurutnya, bantuan mushaf Al-Qur’an ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan semangat anak-anak dalam belajar dan mendalami Al-Qur’an.
“Bantuan ini bukan hanya sarana belajar, tetapi juga menjadi motivasi bagi anak-anak untuk lebih mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Ramli Hamid juga berpesan agar TPQ tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Iqra dan Al-Qur’an semata, tetapi turut mengembangkan pola pembinaan santri secara lebih komprehensif.
“Selain membaca, santri perlu dibina pemahaman keagamaannya, terutama fiqih ibadah. Mulai dari tata cara wudhu dan shalat yang benar, doa dan dzikir, hafalan surah-surah pendek serta doa harian, hingga etika dan akhlak. Guru diharapkan mampu memanfaatkan waktu belajar secara maksimal,” tegasnya.
Ia berharap, dengan dukungan sarana yang memadai dan pembinaan yang berkelanjutan, TPQ di wilayah pesisir mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia. (Msy)

