Tiga Ribu Santri Semarakkan Pawai Tarhib Ramadan 1447 H di Gunung Kijang

Ribuan santri yang mengikuti Pawai Tarhib Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (11/2/2026) pagi, f-Ist
BINTAN,(kepriraya.com)– Suasana Gunung Kijang dipenuhi semangat dan keceriaan ribuan santri yang mengikuti Pawai Tarhib Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (11/2/2026) pagi. Sekitar tiga ribu santri dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), madrasah hingga pondok pesantren ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi agenda tahunan menyambut bulan suci.
Pawai dimulai dari MIS Miftahul Ulum Kawal, melintasi Jalan Wisata Bahari, dan berakhir di GOR Kawal dengan jarak tempuh sekitar satu kilometer.
Sepanjang rute, peserta tampil memukau dengan aneka kostum dan cosplay kreatif bernuansa Islami yang menarik perhatian masyarakat.
Iring-iringan pawai diawali mobil highway patrol Polsek Gunung Kijang, disusul drumband MIS Miftahul Ulum, kemudian ribuan santri yang berjalan penuh semangat, dan ditutup atraksi drumband MTs MU Kawal. Suasana semakin semarak dengan lantunan salawat dan yel-yel Ramadan yang menggema di sepanjang jalan.
Panitia kegiatan, Adrian Riady, menyampaikan bahwa peserta berasal dari 10 lembaga pendidikan Islam di Gunung Kijang. “Tidak kurang dari tiga ribu santri diterjunkan dalam kegiatan ini sebagai bentuk syiar dan kebersamaan menyambut Ramadan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Bintan Siti Maryani, Ketua Baznas Bintan H. Suryono, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Bintan Hj. Khotijah, Camat Gunung Kijang, Lurah Kawal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kepala RA dan madrasah, serta tokoh masyarakat.
Kasi Penmad Kemenag Bintan, Hj. Khotijah, mengaku bangga atas antusiasme lembaga pendidikan Islam yang terlibat. Menurutnya, pawai tarhib bukan sekadar tradisi menyambut Ramadan, tetapi juga menjadi ajang promosi dan penguatan eksistensi lembaga pendidikan Islam di Gunung Kijang.
Sementara itu, Anggota DPRD Bintan Siti Maryani menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam memajukan pendidikan Islam melalui dukungan kebijakan, program, dan penganggaran. Ia berharap lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama terus berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk generasi berakhlak mulia. (Msy)

