BREAKING NEWSTANJUNGPINANG

Waduk Sei Gesek Surut Drastis, Rudy Chua Soroti Gangguan Distribusi Air ke Warga

BINTAN, (kepriraya.com)– Penyusutan debit air di Waduk Sei Gesek kian mengkhawatirkan. Ketinggian air saat ini dilaporkan hanya tersisa sekitar 40 sentimeter, berdampak langsung pada melemahnya tekanan distribusi air ke sejumlah wilayah, khususnya daerah yang berada di ujung jaringan pipa.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Rudy Chua, S.E., M.H., kepada media ini, kamis, (12/2) mengungkapkan bahwa kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat mulai merasakan gangguan suplai air bersih.

“Dengan tinggi air tinggal sekitar 40 sentimeter, tekanan air otomatis menurun. Wilayah ujung pipa sudah mulai terdampak,” ujar Rudy Chua.

Ia menjelaskan, kekeringan di Waduk Sei Pulai turut memengaruhi suplai ke Waduk Sei Gesek. Meski demikian, kondisi Waduk Sei Pulai saat ini masih relatif aman dengan ketinggian air mencapai 2,52 meter dari kapasitas maksimal 4 meter.

Sebagai langkah penanganan, PDAM telah berkoordinasi untuk melakukan normalisasi atau penebasan di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) guna memperlancar pasokan air ke Waduk Sei Gesek. Namun, upaya tersebut menghadapi kendala di lapangan.

“Di beberapa titik ditemukan buaya, sehingga perlu pengamanan dan koordinasi dengan aparat sebelum pekerjaan dilakukan,” jelasnya.

Rudy Chua mendorong agar penanganan dilakukan cepat dan terukur agar gangguan tidak meluas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu melakukan penghematan penggunaan air sambil menunggu proses normalisasi berjalan optimal.

Menurutnya, kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan air bersih bagi masyarakat di tengah cuaca yang tidak menentu. (Zuk)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *