Sinergi KUA dan Majelis Taklim, Toapaya Bangun Masyarakat Religius dan Peduli

Kepala KUA Toapaya, H. Zulfahri,
BINTAN, (kepriraya.com) – Ramadan menjadi momentum istimewa bagi jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Toapaya untuk semakin dekat dengan masyarakat. Dipimpin Kepala KUA Toapaya, H. Zulfahri, seluruh jajaran menunjukkan komitmen nyata dalam pembinaan umat melalui berbagai kegiatan di Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya. Minggu, (21/2/2026)
Kepala KUA Toapaya, H. Zulfahri, menyampaikan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat.
“Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial dan pembinaan umat. KUA harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya di kantor,” ujarnya.
Haru di Khatam Al-Qur’an Lansia
Salah satu agenda yang penuh makna adalah menghadiri Khatam Al-Qur’an Lansia. Menurut H. Zulfahri, kegiatan ini menjadi bukti bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk terus belajar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para lansia. Ini teladan bagi generasi muda bahwa belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia,” katanya.
Santunan Anak Yatim, Tebar Kasih Sayang
Dalam kesempatan yang sama, jajaran
KUA Toapaya juga menyantuni anak-anak yatim. H. Zulfahri menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual bersama.
“Menyantuni anak yatim bukan sekadar memberi bantuan, tetapi menghadirkan perhatian dan kasih sayang agar mereka merasa diperhatikan dan dicintai,” tuturnya.
Dukung Peran Majelis Taklim
KUA Toapaya juga memberikan dukungan kepada Persatuan Majelis Taklim (Permata) Desa Toapaya Selatan. Menurut H. Zulfahri, majelis taklim memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman keagamaan masyarakat.
“Majelis taklim adalah mitra utama KUA dalam pembinaan umat. Sinergi ini penting agar dakwah dan pendidikan agama berjalan berkesinambungan,” jelasnya.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini mencerminkan komitmen KUA Kecamatan Toapaya untuk tidak hanya fokus pada urusan administrasi keagamaan, tetapi juga aktif membina umat dari berbagai lapisan masyarakat.
Langkah ini menjadi upaya nyata mewujudkan masyarakat yang lebih beriman, bertakwa, dan peduli sesama, sejalan dengan semangat bulan suci Ramadan.

