Kemenag Lingga Kemas Pembinaan Buddhis dengan Permainan, Nilai Spiritual Disampaikan Secara Ceria

Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lingga menggelar pembinaan di kediaman Suandi, Pengurus TITD Hiang Tiang Siang Ti Rejai, Jumat (2/10/2026). f-Ist
LINGGA (Kepriraya) – Pembinaan umat dan siswa Buddhis di Kabupaten Lingga dikemas dengan suasana ceria dan interaktif. Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lingga menggelar pembinaan di kediaman Suandi, Pengurus TITD Hiang Tiang Siang Ti Rejai, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan bimbingan moral dan spiritual, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan kebersamaan antara Kemenag dengan umat serta generasi muda Buddhis di wilayah Rejai.
Para siswa mengikuti materi bimbingan spiritual melalui pendekatan yang lebih interaktif. Sejumlah permainan turut disisipkan dalam kegiatan sehingga suasana pembinaan berlangsung lebih santai, menyenangkan dan penuh kebersamaan.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar materi spiritual dapat lebih mudah diterima oleh peserta, khususnya kalangan siswa.
Penyelenggara Buddha Kemenag Kabupaten Lingga mengatakan, pembinaan kepada umat dan generasi muda Buddhis perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan metode yang menyesuaikan karakter peserta.
“Pembinaan tidak hanya memberikan pemahaman spiritual, tetapi juga membangun komunikasi dan kebersamaan. Untuk para siswa, pendekatan yang ceria dan interaktif diharapkan membuat mereka lebih nyaman dalam menerima nilai-nilai moral dan spiritual,” ujarnya.
Menurutnya, suasana pembinaan yang menyenangkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar sekaligus membangun kedekatan dengan sesama.
Ia berharap kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan antara Kementerian Agama, umat dan generasi muda Buddhis di Kabupaten Lingga.
Lebih dari itu, nilai-nilai kebajikan yang diperoleh selama pembinaan diharapkan dapat diterapkan para peserta dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. (*)

