BREAKING NEWSLINGGA

Ular Sawa 3 Meter Masuk Kandang Ayam Warga di Merawang, Damkar Lingga Bergerak Cepat

Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Lingga saat mengevakuasi ular sawa yang berada di kandang ayam milik warga di Dusun I, Desa Merawang, Kecamatan Lingga, Minggu (11/10/2026) dini hari.

LINGGA (Kepriraya.com) – Seekor ular sawa berukuran sekitar tiga meter dievakuasi personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Lingga dari kandang ayam milik warga di Dusun I, Desa Merawang, Kecamatan Lingga, Minggu (11/10/2026) dini hari.

Ular tersebut ditemukan setelah pemilik rumah mendengar suara ayam yang tidak biasa dari kandang di belakang rumahnya. Merasa curiga, pemilik rumah kemudian memeriksa lokasi menggunakan senter dan mendapati seekor ular sedang melilit ternak serta tersangkut pada jaring di sekitar kandang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satpol PP dan Damkar Lingga segera melakukan evakuasi. Proses penanganan dilakukan secara hati-hati mengingat posisi ular yang terlilit jaring di dalam kandang.

Dalam proses evakuasi, personel menggunakan dua stik ular, satu serampang, tali, serta senter untuk membantu penerangan di lokasi.

Kondisi ular yang tersangkut jaring menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Karena itu, koordinasi dan ketelitian diperlukan agar proses evakuasi berjalan aman tanpa membahayakan personel maupun warga di sekitar lokasi.

Berkat keterampilan dan kerja sama petugas, ular sawa tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar 10 menit. Tidak ada petugas maupun warga yang mengalami cedera dalam kejadian tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar di sekitar permukiman, terutama di area kandang ternak yang berpotensi menjadi tempat ular mencari mangsa.

Warga diimbau segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan ular atau satwa liar yang berpotensi membahayakan, serta tidak mencoba menangani atau mengevakuasinya sendiri tanpa peralatan dan keterampilan yang memadai. (*)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *