Tutup Porsema 2026, Abu Sufyan Dorong Siswa Madrasah Berprestasi hingga Tingkat Nasional

Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (Porsema) tingkat Kabupaten Bintan tahun 2026 resmi ditutup oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bintan, H. Abu Sufyan. Selasa, (3/11/2026) f-Ist
BINTAN (Kepriraya.com) – Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (Porsema) tingkat Kabupaten Bintan tahun 2026 resmi ditutup oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bintan, H. Abu Sufyan.
Penutupan tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian kompetisi olahraga dan seni yang diikuti para siswa madrasah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bintan. Kegiatan berlangsung sukses dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kebersamaan.
Dalam kesempatan itu, panitia mengumumkan hasil akhir perolehan juara umum dari seluruh cabang yang dipertandingkan. Tiga madrasah berhasil meraih gelar juara umum pada masing-masing jenjang pendidikan.
Adapun peraih juara umum Porsema Bintan 2026 yakni:
- Tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI): MIN 1 Bintan, Berakit.
- Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs): MTsN Bintan, Kijang.
- Tingkat Madrasah Aliyah (MA): MAN Bintan, Kijang.
Raihan tersebut disambut sukacita oleh masing-masing kontingen. Para pemenang dinilai telah menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik madrasah dalam kompetisi olahraga dan seni tersebut.
Dalam sambutannya, Abu Sufyan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru pendamping, serta peserta didik yang telah berpartisipasi dan menyukseskan penyelenggaraan Porsema 2026.
Ia menegaskan, Porsema bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan, pembibitan, dan pengembangan potensi siswa madrasah.
“Porsema harus menjadi sarana pembinaan, pembibitan, dan pengembangan prestasi peserta didik madrasah. Dari kegiatan seperti inilah kita dapat menemukan talenta-talenta terbaik yang nantinya dipersiapkan untuk mengikuti berbagai event yang lebih besar, baik di tingkat regional maupun nasional,” ujar Abu Sufyan.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, madrasah di Kabupaten Bintan terus melahirkan generasi yang unggul, tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga olahraga dan seni.
“Melalui Porsema, kita tidak hanya melahirkan juara sesaat, tetapi juga menyiapkan kader-kader terbaik madrasah yang mampu mengharumkan nama Bintan pada berbagai kompetisi regional, nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan piala kepada para peraih juara umum dan dilanjutkan sesi foto bersama. (Intannova)

