UMKM Lokal Berdaya Lewat Kepri Fun Fishing 2025 di Desa Berakit

Pembukaan Kepri Fun Sihing 2025 dihadiri Kadispar Kepri Hasan, Kaskogabwilan I Laksda TNI Haris Bima Bayuseto, serta sejumlah unsur Forkominda dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bintan. F- Dispar Kepri)
BINTAN, (kepriraya.com)— Kepri Fun Fishing 2025 tak hanya menjadi ajang adu ketangkasan bagi para pemancing, tetapi juga membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Berakit, Kabupaten Bintan. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Kogabwilhan I, kegiatan ini memberikan ruang promosi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.
Sebanyak 30 tenda UMKM disiapkan di area kegiatan, menampung berbagai pelaku usaha lokal yang menjajakan kuliner khas Melayu, kerajinan tangan, hingga produk olahan laut. Antusiasme peserta dan pengunjung yang datang dari berbagai daerah memberikan peluang besar bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan pendapatan.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menyebutkan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bagian penting dari konsep Kepri Fun Fishing yang memadukan unsur budaya, lingkungan, hobi, dan ekonomi lokal.
“Kami ingin event ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui UMKM, kegiatan wisata seperti ini bisa menggerakkan ekonomi desa dan memperkenalkan produk unggulan daerah,” ujar Hasan.
Selain menjadi sarana promosi produk, kegiatan ini juga menumbuhkan jejaring antar pelaku usaha dan membuka peluang kerja sama dengan sektor pariwisata dan industri kreatif di Kepri.
Kepala Staf Kogabwilhan I, Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, turut mengapresiasi semangat masyarakat Berakit yang memanfaatkan momen ini untuk memajukan ekonomi lokal.
“Keterlibatan UMKM memberi warna tersendiri. Ini bukti bahwa kegiatan berbasis wisata bahari juga dapat menggerakkan roda ekonomi rakyat,” ungkapnya.
Dengan dukungan lintas sektor, Kepri Fun Fishing 2025 menjadi bukti nyata bagaimana kegiatan pariwisata dan kebudayaan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dan penguatan UMKM lokal di Kepulauan Riau. (Dir)

