35 Peserta Meriahkan STQ Desa Numbing di Pulau Gin Besar

Sebanyak 35 peserta dari Desa Numbing ambil bagian dalam Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat desa yang digelar di Pulau Gin Besar, Kamis (27/11/2025). f-Ist
BINTAN PESISIR, (kepriraya.com) – Semangat membaca dan memahami Al-Qur’an kembali menggema di wilayah kepulauan. Sebanyak 35 peserta dari Desa Numbing ambil bagian dalam Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat desa yang digelar di Pulau Gin Besar, Jum’at, (28/11/2025). Meski berada di daerah terluar, antusias masyarakat tidak surut, menjadikan STQ ini berjalan penuh kehangatan dan kekhidmatan.
Camat Bintan Pesisir, Assun Ani, S.Sos, secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa STQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wadah penting dalam membina generasi muda agar mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Walaupun dengan keterbatasan anggaran, semangat belajar Al-Qur’an tidak boleh padam. Pemanfaatan anggaran desa untuk kegiatan keagamaan merupakan investasi untuk masa depan dan bekal akhirat,” ujar Assun.
Pelaksanaan STQ dipimpin oleh Kepala KUA Bintan Pesisir, H. Ramli Hamid, yang juga bertindak sebagai dewan hakim bersama Ustadz Syafrizal, Ustadz Saimun, dan Syafri. Para hakim melakukan penilaian terhadap seluruh peserta yang sebelumnya telah mendaftar. Ramli menegaskan bahwa pembinaan qari dan qari’ah di Desa Numbing menjadi prioritas, terlebih dengan hadirnya guru tilawah dari Provinsi Kepri yang ditempatkan khusus untuk desa tersebut.
“Kami berharap masyarakat memanfaatkan kehadiran guru ngaji ini. Semoga kualitas peserta STQ terus meningkat setiap tahun,” ungkap Ramli.
Komitmen pengembangan literasi Al-Qur’an juga disampaikan oleh Kepala Desa Numbing, Hery Yudo Santoso. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus mendukung pembinaan TPQ dan para guru ngaji sebagai pilar utama pembangunan karakter masyarakat.
“STQ ini kami jadikan momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Terima kasih atas dukungan semua pihak dan antusias warga yang luar biasa,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan, STQ Desa Numbing tidak hanya memperlihatkan kemampuan para peserta, tetapi juga menjadi bukti bahwa nilai-nilai Al-Qur’an terus hidup dan berkembang hingga ke pelosok kepulauan. (Msy)

