Gubernur Ansar Turun Tangan Pimpin Gotong Royong di Pulau Penyengat dan Gurindam 12

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad
turun langsung memimpin aksi gotong royong di Pulau Penyengat dan kawasan Gurindam 12, Tepi Laut Tanjungpinang, Sabtu (10/1/2026). F-ist
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan warisan budaya dengan turun langsung memimpin aksi gotong royong di Pulau Penyengat dan kawasan Gurindam 12, Tepi Laut Tanjungpinang, Sabtu (10/1/2026).
Sejak pagi, Gubernur Ansar bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri, unsur TNI/Polri, serta instansi vertikal tampak menyusuri jalan dan kawasan pesisir Pulau Penyengat sambil membersihkan sampah yang berserakan di area publik dan pantai.
Pulau Penyengat yang dikenal sebagai pusat sejarah dan budaya Melayu menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Menurut Ansar, kebersihan lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga nilai sejarah sekaligus meningkatkan daya tarik wisata.
“Pulau Penyengat adalah warisan budaya Melayu yang menjadi kebanggaan kita bersama. Menjaga kebersihannya bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat,” ujar Gubernur Ansar di sela kegiatan.
Ia menegaskan, lingkungan yang bersih dan tertata akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan serta memperkuat citra Kepulauan Riau sebagai daerah tujuan wisata budaya dan sejarah.
Lebih jauh, Ansar menilai gotong royong memiliki makna lebih dari sekadar aksi bersih-bersih. Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap ruang publik.
“Gotong royong adalah jati diri kita. Dari kegiatan sederhana inilah kepedulian terhadap lingkungan dan semangat kebersamaan bisa terus tumbuh,” tambahnya.
Secara bersamaan, aksi serupa juga dilaksanakan oleh OPD Pemprov Kepri di kawasan Gurindam 12, Tepi Laut Tanjungpinang, salah satu ikon wisata dan ruang publik favorit masyarakat. Pemerintah daerah memastikan kawasan tersebut tetap bersih, nyaman, dan tertata guna mendukung aktivitas warga serta kunjungan wisata.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus berlanjut dan menjadi budaya bersama, khususnya di kawasan-kawasan strategis dan bersejarah. (Zuk)

