Buaya Meresahkan Warga Bintan, Dato H. Huzrin Hood Desak Aparat Bertindak Tegas dan Terukur

Tokoh masyarakat Kepulauan Riau, Dato H. Huzrin Hood, S.H., M.H., M.Pd.I,
BINTAN, (kepriraya.com) – Maraknya kemunculan buaya di sekitar permukiman dan kawasan aktivitas masyarakat menimbulkan keresahan serius di tengah warga Bintan. Ancaman satwa liar tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
Menyikapi kondisi itu, tokoh masyarakat Kepulauan Riau, Dato H. Huzrin Hood, S.H., M.H., M.Pd.I, angkat suara dan meminta seluruh pihak terkait segera mengambil langkah konkret demi menjamin rasa aman masyarakat.
Menurut Dato Huzrin Hood, rasa aman merupakan hak dasar yang wajib dilindungi negara. Warga yang bermukim di sekitar sungai, perairan, dan kawasan pesisir tidak seharusnya hidup dalam bayang-bayang ancaman buaya saat menjalani aktivitas sehari-hari.
“Kita harus mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Keberadaan buaya yang sudah meresahkan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Negara dan aparat harus hadir melindungi warganya,” tegasnya. Senin.(19/1).
Ia mendesak aparat dan instansi terkait, seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), pemerintah daerah, TNI/Polri, hingga perangkat desa dan kelurahan, untuk bertindak cepat, terkoordinasi, serta terukur. Bahkan, jika diperlukan, langkah penanganan dapat melibatkan pawang buaya yang berpengalaman.
Beberapa langkah yang dinilai perlu segera dilakukan antara lain pemantauan intensif di titik rawan kemunculan buaya, evakuasi atau penangkapan buaya yang masuk ke wilayah permukiman sesuai prosedur konservasi, pemasangan rambu peringatan, serta pembatasan aktivitas masyarakat di area berisiko tinggi.
Selain itu, Dato Huzrin Hood juga menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait langkah pencegahan dan keselamatan, serta penyusunan strategi jangka panjang guna mencegah konflik berulang antara manusia dan satwa liar.
“Penanganan harus berimbang. Alam tetap kita jaga, tetapi keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai masyarakat hidup dalam rasa takut setiap hari,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari aktivitas sendirian di lokasi rawan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila melihat kemunculan buaya di sekitar lingkungan mereka.
Dengan sinergi semua pihak dan penanganan yang serius, diharapkan situasi dapat segera dikendalikan sehingga ketenteraman serta keselamatan masyarakat dapat kembali terjamin. (*/Zuk)

