Sambut Ramadan, Jamaah Masjid Jamik Miftahul Falah Gelar Kenduri dan Pawai Obor

Foto bersama usai kenduri bersama, Minggu, (15/2) F-H.Ris
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Menjelang tibanya bulan suci Ramadan, suasana kebersamaan terasa kental di Masjid Jamik Miftahul Falah, Jalan Ganet.Minggu, (15/2), Jamaah bersama warga sekitar menggelar rangkaian kegiatan religi dan sosial sebagai tradisi tahunan menyambut bulan penuh berkah.
Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan area masjid dan lingkungan sekitarnya. Sejak pagi, warga dari berbagai usia tampak kompak memegang sapu, cangkul, dan alat kebersihan lainnya. Semangat kebersamaan itu menjadi gambaran kuatnya nilai solidaritas masyarakat setempat.
Usai bersih-bersih, jamaah menggelar kenduri bersama. Hidangan yang disiapkan secara swadaya dinikmati dalam suasana penuh keakraban. Tradisi makan bersama ini tidak sekadar santap bersama, tetapi menjadi ruang mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Malam harinya, suasana semakin semarak dengan pawai obor yang digelar remaja masjid. Cahaya obor menerangi rute arak-arakan dari halaman masjid menyusuri Jalan Ganet hingga Jalan Bandara, lalu kembali lagi. Warga yang menyaksikan di sepanjang jalan turut larut dalam suka cita menyambut Ramadan.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Gubernur Kepulauan Riau melalui Kepala Bagian Keagamaan Kemenag Kepri, Sofyan Sulaeman, Camat Tanjungpinang Timur Syafarilis, Lurah Pinang Kencana Al Imbron, pengurus masjid, majelis taklim, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Sofyan Sulaeman mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan kepedulian sosial. Menurutnya, kekuatan umat terletak pada kebersamaan yang terus dirawat, terutama dalam momentum menyambut Ramadan.
“Tradisi seperti ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi ruang memperkuat ikatan sosial dan spiritual masyarakat,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk para leluhur dan warga yang telah wafat. Suasana khusyuk menyelimuti jamaah yang larut dalam munajat.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Abdul Hadi mengatakan, kenduri menjelang Ramadan merupakan agenda rutin yang terlaksana berkat gotong royong pengurus dan masyarakat.
“Semua disiapkan bersama. Ini wujud kebersamaan dan solidaritas kita,” katanya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama semalam sehidang sesuai adat Melayu Kepulauan Riau—sebuah simbol kuat bahwa nilai budaya dan spiritual berjalan seiring dalam kehidupan masyarakat Tanjungpinang Timur. (Hris)

