BREAKING NEWSKARIMUNPOLITIK

PT Saipem Serap 3.551 Tenaga Kerja Lokal, Bupati Karimun: Dongkrak UMKM dan Ekonomi Daerah

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, Kamis, (5/3/2026). F-IST

KARIMUN, (kepriraya.com)– Kehadiran PT Saipem Indonesia Karimun Yard memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ekonomi daerah, dengan menyerap 3.551 tenaga kerja lokal hingga Februari 2026. Angka tersebut menyumbang 64,26% dari total pekerja perusahaan dan menjadi bukti nyata peran industri strategis dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kamis, 5 Maret 2026

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, menjelaskan bahwa penyerapan tenaga kerja tempatan tidak hanya menurunkan angka pengangguran, tetapi juga menciptakan efek ganda yang mempercepat perputaran uang di sektor lokal.

“Anak-anak daerah mendominasi tenaga kerja di PT Saipem, yang berdampak langsung pada kesejahteraan ribuan keluarga sekaligus menghidupkan UMKM di berbagai sektor,” ucap Bupati Iskandarsyah.

Perusahaan ini memberikan 7 dampak nyata bagi UMKM dan ekonomi Karimun:

  1. Peningkatan permintaan barang dan jasa harian seperti warung makan, laundry, toko kelontong, dan transportasi.
  2. Integrasi UMKM ke dalam rantai pasok perusahaan untuk memasok seragam, alat keselamatan, material, dan jasa pendukung.
  3. Peningkatan kapasitas dan standar layanan UMKM agar sesuai dengan standar internasional, sehingga memiliki daya saing luar daerah.
  4. Pertumbuhan bisnis properti dan hunian seperti rumah kos, kontrakan, dan hotel kecil dengan meningkatnya okupansi.
  5. Peluang baru bagi industri kreatif untuk produksi merchandise, dokumentasi visual, dan branding acara korporasi.
  6. Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mencakup pelatihan kapasitas, kewirausahaan, dan pendampingan manajemen usaha.
  7. Stabilitas ekonomi daerah karena tidak lagi hanya bergantung pada pariwisata atau konsumsi masyarakat umum.

Selain itu, kesejahteraan pekerja juga diperhatikan melebihi standar peraturan. Ketua Serikat Pekerja Saipem, Aryo Prayetno, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen pada kualitas kesejahteraan dan transfer pengetahuan internasional.

Beberapa upaya yang dilakukan perusahaan antara lain:

  • Kebijakan pengangkatan kontrak menjadi tetap setelah 5 tahun kerja, serta pembayaran upah di atas UMK yang disesuaikan inflasi.
  • Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja kontrak meskipun terjadi PHK 30 hari sebelum Idul Fitri.
  • Fasilitasi pelatihan dan sertifikasi nasional/internasional untuk meningkatkan nilai jual SDM Karimun.
  • Perlindungan kesehatan komprehensif dengan ruang advokasi antara serikat pekerja dan manajemen.

Menutup pembicaraan, Bupati Iskandarsyah menegaskan komitmen Pemkab Karimun untuk memelihara kolaborasi saling menguntungkan antara investor, pekerja, dan masyarakat.

“Kami akan terus mempermudah birokrasi dan menjaga iklim investasi kondusif. Bersama-sama kita jaga sinergi ini agar investasi baru datang dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” tutupnya. (S)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *