Bangun Generasi Cinta Buku dan Ilmu, Kadis DPK Kepri Tanamkan Semangat Literasi di MAN Bintan

Kepala DPK Kepri, Moh. Bisri. Saat menghadiri Kegiatan penyuluhan minat baca di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bintan, Jumat (29/5/2026) f-Ist
BINTAN, (kepriraya.com)— Upaya membangun generasi muda yang gemar membaca dan berpikir kritis terus dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kepulauan Riau. Kali ini, penguatan literasi digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bintan, Jumat (29/5/2026), dengan menghadirkan langsung Kepala DPK Kepri, Moh. Bisri.
Kegiatan penyuluhan minat baca tersebut menjadi bagian dari komitmen DPK Kepri dalam menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar SMA, SMK, dan MAN di Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam penyampaiannya, Moh. Bisri menegaskan bahwa literasi di era modern tidak hanya sekadar kemampuan membaca buku, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, hingga membangun karakter yang kuat di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Literasi adalah bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan. Anak-anak harus mampu menyaring informasi, berpikir kritis, serta terus belajar agar bisa bersaing dan berkembang,” ujarnya di hadapan para siswa MAN Bintan
.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi, berbagi pengalaman membaca, hingga menyampaikan pendapat secara aktif. Kegiatan ini juga menjadi ruang motivasi bagi pelajar untuk lebih dekat dengan buku dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari.
Melalui program penguatan literasi tersebut, DPK Kepri berharap budaya membaca dan belajar sepanjang hayat dapat tumbuh di lingkungan sekolah. Dengan begitu, para siswa memiliki wawasan luas, kemampuan adaptasi yang baik, serta kesiapan menghadapi tantangan global di masa mendatang.
DPK Provinsi Kepulauan Riau juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di sekolah-sekolah sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem literasi yang kuat, inspiratif, dan berkelanjutan di daerah perbatasan.
Semangat “Menyalakan Literasi di Batas Negeri” pun terus digaungkan sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi Kepri yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. (*)

