Kebakaran Lahan di Sebong Lagoi, Api Hanguskan Sekitar 1,5 Hektare Semak Belukar

Tampak petugas Damkar ketika melakukan pemadaman api yang membakar lahan dan semak belukar di kawasan Jalan Kodi Kain, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Sabtu (29/8/2026). f-Ist
BINTAN, (kepriraya.com)— Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Bintan. Kali ini, kobaran api membakar lahan dan semak belukar di kawasan Jalan Kodi Kain, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Sabtu (29/8/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 10.51 WIB. Api kemudian berhasil dikendalikan dan dipadamkan pada pukul 13.10 WIB setelah petugas bersama sejumlah unsur terkait berjibaku melakukan penanganan di lokasi.
Pelapor, Abdul Halim (48), seorang buruh harian lepas, mengatakan dirinya melihat adanya kebakaran di kawasan tersebut dan segera melaporkannya agar api tidak semakin meluas.
“Begitu melihat ada kebakaran, langsung kami laporkan supaya bisa segera ditangani dan tidak merembet ke lahan lainnya,” ujar Abdul Halim.
Berdasarkan pendataan di lapangan, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±1,5 hektare. Hingga api berhasil dipadamkan, belum diketahui secara pasti pemilik lahan maupun penyebab kebakaran.
Penanganan kebakaran turut melibatkan Perangkat Desa Sebong Lagoi, Bhabinkamtibmas Desa Sebong Lagoi, Satgas Karhutla Desa Sebong Lagoi serta masyarakat.
Sinergi berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kebakaran, mengingat kondisi lahan yang ditumbuhi semak belukar berpotensi membuat api cepat merambat, terutama saat kondisi cuaca dan vegetasi mendukung.
Petugas memastikan api telah berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.10 WIB. Selanjutnya, kondisi di sekitar lokasi tetap perlu dipantau untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap di kawasan hutan dan lahan. Langkah cepat masyarakat dalam melaporkan kejadian dinilai sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar. (Zuk)

