BATAMBREAKING NEWSOLAHRAGA

Wabup Lingga Hadiri Final Merawang Cup III, Nyanyang Dorong Pembinaan Atlet Muda

Wakil Bupati Lingga, Novrizal, menghadiri final sekaligus penutupan Kejuaraan Bola Voli Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau serta Merawang Cup III Tahun 2026 di Lapangan Tuah Perkasa, Kampung Budus, Desa Merawang, Kecamatan Lingga, Sabtu (3/10/2026) malam.

LINGGA (Kepriraya.com) – Wakil Bupati Lingga, Novrizal, menghadiri final sekaligus penutupan Kejuaraan Bola Voli Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau serta Merawang Cup III Tahun 2026 di Lapangan Tuah Perkasa, Kampung Budus, Desa Merawang, Kecamatan Lingga, Sabtu (3/10/2026) malam.

Final turnamen tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura bersama istrinya, Nenny Dwiyana Nyanyang yang juga Ketua BKOW Provinsi Kepri.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepri, Kepala Bagian Keuangan dan Aset Provinsi Kepri, anggota DPRD Provinsi Kepri, anggota DPRD Kabupaten Lingga, Forkopimda, Camat Lingga, Kepala Puskesmas Daik, jajaran Pemerintah Desa Merawang, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

Antusiasme masyarakat terlihat saat pertandingan partai puncak berlangsung. Lapangan Tuah Perkasa dipadati warga yang memberikan dukungan kepada tim-tim yang berlaga.

Pada kategori putri, Tim Voli Putri Desa Senempek, Kecamatan Lingga Timur, keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Tim Voli Putri Desa Pena’ah di partai final.

Sementara kategori putra mempertemukan BS Squad dan Poldam VC. BS Squad berhasil menjadi juara pertama, sedangkan Poldam VC menempati posisi runner-up.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan, pemerintah daerah akan terus mendorong perkembangan olahraga di Kepulauan Riau, termasuk melalui kompetisi yang digelar di tingkat desa dan kabupaten.

Menurutnya, turnamen lokal memiliki peran penting dalam proses pembinaan atlet sejak usia muda. Kompetisi yang rutin digelar juga menjadi sarana bagi para pemain untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus membangun mental dan sportivitas.

“Kita ingin olahraga di Kepulauan Riau terus berkembang. Turnamen seperti ini harus kita dukung karena menjadi tempat bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan dan mengasah mental bertanding,” kata Nyanyang.

Ia berharap dari kompetisi-kompetisi tersebut lahir atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Lingga dan Provinsi Kepri pada ajang yang lebih tinggi.

Nyanyang juga menegaskan pembinaan atlet membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelatih, klub, keluarga hingga masyarakat.

“Pembinaan atlet tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan pemerintah, pelatih, klub, keluarga, dan masyarakat. Karena itu, mari kita terus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berolahraga, berkompetisi, dan berprestasi,” ujarnya.

Kepala Desa Merawang sebelumnya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Merawang Cup III. Menurutnya, turnamen tersebut bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.

“Dari kegiatan seperti inilah kita berharap lahir atlet-atlet muda Desa Merawang dan Kabupaten Lingga yang nantinya mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dengan berakhirnya partai final, Merawang Cup III Tahun 2026 resmi ditutup. Turnamen tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan pembibitan atlet bola voli di Kabupaten Lingga.

(Sdy)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *