BKMT Kepri Gelar Tabligh Akbar Hari Pahlawan, Angkat Peran Ibu Bentuk Karakter Generasi Z

Memperingati Hari Pahlawan 2026, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Tabligh Akbar di Masjid Al-Iltizam, Jalan Garuda, Tanjungpinang, Sabtu (7/11/2026). f-Ist
TANJUNGPINANG (Kepriraya.com) – Memperingati Hari Pahlawan 2026, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Tabligh Akbar di Masjid Al-Iltizam, Jalan Garuda, Tanjungpinang, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 12.15 WIB tersebut mengangkat tema “Menjadi Pahlawan Keluarga: Peran Ibu Sebagai Madrasah Pertama di Era Digital”.
Tema ini menyoroti pentingnya peran ibu dalam membangun karakter anak sekaligus membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
Tabligh Akbar menghadirkan penceramah Dr. Hj. Nella Lucky, S.Fil.I., M.Hum. Dalam tausiyahnya, ia membahas peran strategis ibu sebagai pendidik pertama dalam keluarga, sekaligus menjadi teladan, penjaga moral, dan pembimbing anak dalam menghadapi tantangan era digital.
Ketua BKMT Provinsi Kepri, Dra. Hj. Dewi Kumalasari, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial memperingati Hari Pahlawan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga.
Menurutnya, sosok pahlawan tidak hanya mereka yang berjuang di medan perang. Ibu yang mampu mendidik anak menjadi generasi berakhlak, berkarakter, serta bijak memanfaatkan teknologi juga merupakan pahlawan bagi keluarganya.
“Pahlawan tidak hanya mereka yang berjuang di medan perang. Hari ini, seorang ibu yang berhasil mendidik anaknya menjadi generasi yang berakhlak, berkarakter, dan melek digital secara positif adalah pahlawan keluarga. Inilah yang ingin kita kuatkan melalui BKMT,” ujar Dewi Kumalasari.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Pembina Yayasan Abdullah Dimyati Isman, Hj. Anik Wahyuni, SE.
Melalui kegiatan ini, BKMT Kepri berharap para ibu semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam membangun generasi penerus yang memiliki landasan agama, moral, dan karakter kuat.
Penguatan karakter Generasi Z, sebagaimana pesan yang diusung dalam Tabligh Akbar tersebut, harus dimulai dari lingkungan keluarga. Sebab, rumah dan sosok ibu merupakan madrasah pertama bagi anak sebelum mereka mengenal lingkungan yang lebih luas. (*)

