UMKM Tanjungpinang Ikut Berjaya di Pawai Budaya Hari Jadi ke-24 Kota Otonom

pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Melalui Pawai Budaya dan Mobil Hias yang dipusatkan di Tugu Sirih Tepi Laut, Sabtu (11/10)
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com)— Perayaan Hari Jadi ke-24 Kota Otonom Tanjungpinang tak hanya menampilkan kemeriahan budaya, tetapi juga menjadi ajang kebangkitan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Melalui Pawai Budaya dan Mobil Hias yang dipusatkan di Tugu Sirih Tepi Laut, sektor UMKM mendapat ruang istimewa untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada ribuan pengunjung.
Di sepanjang rute pawai, stan dan gerai UMKM menampilkan beragam produk khas Tanjungpinang, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga busana batik lokal. Antusiasme masyarakat membuat transaksi dan promosi produk meningkat signifikan sepanjang acara berlangsung.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan, kegiatan budaya ini sengaja dikolaborasikan dengan sektor ekonomi kreatif agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Setiap momentum perayaan harus membawa dampak ekonomi. Kehadiran UMKM dalam pawai budaya ini membuktikan bahwa budaya dan ekonomi bisa tumbuh bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, menambahkan bahwa pawai ini menjadi salah satu strategi promosi efektif bagi UMKM.
“Melalui kegiatan seperti ini, produk-produk lokal semakin dikenal. Pemerintah akan terus mendukung pengembangan UMKM agar menjadi penopang utama ekonomi daerah,” katanya.
Dengan semangat “Berbenah Bersama-sama, Mencapai Tujuan Mulia… Sejahtera”, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap sinergi antara kebudayaan dan UMKM terus diperkuat, menjadikan Tanjungpinang sebagai kota kreatif yang berbudaya dan berdaya ekonomi tinggi.(Zuk)

