BINTANBREAKING NEWSPOLITIK

Workshop KBC Ditutup, Kemenag Bintan Dorong Implementasi di Madrasah

Foto bersama usai Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar Kelompok Kerja Guru (KKG) MI Kepulauan Riau resmi ditutup oleh Kepala Kemenag Bintan, H. Abu Sufyan, Kamis (9/4/2026). f-Ist

BINTAN, (kepriraya.com)– Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar Kelompok Kerja Guru (KKG) MI Kepulauan Riau resmi ditutup oleh Kepala Kemenag Bintan, H. Abu Sufyan, Kamis (9/4/2026).


Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di aula STAIN SAR Kepri ini diikuti sekitar 100 guru RA dan madrasah dari berbagai jenjang di Kabupaten Bintan.


Dalam arahannya, Abu Sufyan menegaskan workshop tersebut tidak boleh berhenti sebatas kegiatan seremonial. Ia meminta para kepala madrasah menindaklanjuti hasil pelatihan dengan menggelar kegiatan serupa di masing-masing satuan pendidikan.


Ia juga mendorong para peserta untuk mengimplementasikan KBC secara serius di lingkungan kerja, sehingga memberikan dampak nyata bagi siswa dan ekosistem pendidikan.


“Peserta yang telah mengikuti workshop ini diharapkan dapat menjadi narasumber bagi rekan guru lainnya, agar pemahaman KBC semakin luas,” ujarnya.


Menurutnya, penerapan KBC perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan agar mendapatkan porsi yang tepat dalam sistem pembelajaran di madrasah.


Sementara itu, narasumber kegiatan, Yuni Hasnidar, mengakui belum seluruh materi KBC tersampaikan secara maksimal karena keterbatasan waktu.


Meski demikian, ia menilai para peserta tetap dapat melakukan pendalaman secara mandiri melalui komunikasi lanjutan maupun penyelenggaraan workshop berikutnya.


“Buku ajar kurikulum masih bisa dijadikan pedoman untuk terus dikembangkan dalam penerapan KBC di madrasah masing-masing,” jelasnya.(Msy)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *