Hari Kedua Asesmen Madrasah, Kakan Kemenag Tanjungpinang Turun Langsung: Tekankan Kejujuran dan Percaya Diri

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang, Erizal, ketika turun langsung melakukan monitoring di lokasi ujian.Selasa (5/5/2026). f-Ist
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Pelaksanaan hari kedua Asesmen Madrasah (AM) kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjungpinang berjalan tertib dan lancar, Selasa (5/5/2026). Di balik kelancaran itu, ada perhatian khusus dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang, Erizal, yang turun langsung melakukan monitoring di lokasi ujian.
Kehadiran Erizal bukan sekadar formalitas. Ia memastikan seluruh proses asesmen berlangsung sesuai prosedur, sekaligus memberi dorongan moral kepada para siswa yang tengah menghadapi ujian akhir di jenjang madrasah ibtidaiyah.
Di hadapan para peserta, Erizal menegaskan pentingnya kejujuran dan rasa percaya diri dalam mengerjakan soal.
“Kalian harus yakin dengan kemampuan sendiri. Kerjakan dengan jujur, itu yang paling penting,” pesannya.
Monitoring tersebut disambut Kepala MIN Tanjungpinang, Asra, bersama Ketua Asesmen Madrasah, Masnepi. Keduanya mendampingi langsung peninjauan sekaligus memaparkan pelaksanaan asesmen yang dinilai berjalan sistematis, tertib, dan terukur.
Sebanyak 104 siswa mengikuti asesmen yang tersebar di enam ruang ujian. Lima ruang masing-masing diisi 20 siswa, sementara satu ruang lainnya diisi empat peserta. Pengaturan ini dilakukan guna menjaga kenyamanan, ketenangan, dan konsentrasi siswa selama ujian berlangsung.
Secara umum, pelaksanaan hari kedua asesmen berlangsung nyaris tanpa kendala berarti. Suasana ujian pun tampak kondusif, dengan pengawasan yang ketat namun tetap memberikan rasa nyaman bagi peserta.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, khususnya dalam menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab sejak dini.
Dengan dukungan semua pihak, pelaksanaan Asesmen Madrasah diharapkan mampu mencerminkan capaian belajar siswa secara objektif, sekaligus menjadi pijakan menuju jenjang pendidikan berikutnya. (KY)

