Kafilah Batam Diguyur Bonus, Juara I Terima Rp10 Juta, Amsakar Tambah Hadiah Pribadi Rp50 Juta

Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad saat menyambut kepulangan kafilah dalam acara makan siang bersama di Love Seafood Restaurant, Telaga Punggur, Jumat (10/7/2026). f-Ist
BATAM, (kepriraya.com)– Kebahagiaan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Batam belum usai. Setelah sukses mempertahankan gelar juara umum MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau, para peserta langsung diguyur bonus jutaan rupiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang yang mereka raih Kejutan itu diumumkan langsung oleh Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad saat menyambut kepulangan kafilah dalam acara makan siang bersama di Love Seafood Restaurant, Telaga Punggur, Jumat (10/7/2026).
Di hadapan para peserta, pelatih, dan ofisial, Amsakar memastikan Pemerintah Kota Batam segera mencairkan bonus bagi seluruh anggota kafilah.
“Habis ini langsung kita transfer,” ujar Amsakar yang langsung disambut tepuk tangan dan sorak gembira para peserta.
Pemkot Batam menetapkan bonus sebesar Rp10 juta bagi peraih juara pertama, Rp8 juta untuk juara kedua, dan Rp6 juta bagi juara ketiga. Bahkan peserta yang belum berhasil naik podium tetap memperoleh penghargaan berupa bonus Rp3 juta sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka membela nama daerah.
Tak berhenti di situ, Amsakar juga memberikan hadiah pribadi sebesar Rp50 juta untuk seluruh kafilah sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan mempertahankan gelar juara umum.
Apresiasi juga datang dari Sekretaris Daerah Kota Batam yang juga Ketua LPTQ Kota Batam, Firmansyah, yang turut menyerahkan bonus sebesar Rp20 juta.
“Alhamdulillah, perjuangan adik-adik sekalian patut mendapatkan apresiasi yang setinggi-tingginya. Saya bersama Ibu Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra merasa bangga atas kekompakan, keseriusan, dan semangat seluruh tim hingga mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi Kota Batam,” kata Amsakar.
Ia menegaskan keberhasilan Batam mempertahankan gelar juara umum untuk keenam kalinya secara berturut-turut merupakan hasil pembinaan yang berkesinambungan, disiplin, dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi MTQ Nasional 2026 di Semarang.
“Menjadi juara memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah tetap rendah hati. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri menghadapi MTQ Nasional di Semarang,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Kafilah MTQ Kota Batam Yusfa Hendri melaporkan Batam berhasil mencetak prestasi pada 43 dari 48 cabang yang diperlombakan. Rinciannya, 27 juara pertama, 12 juara kedua, dan empat juara ketiga, sehingga mengumpulkan 347 poin dan kembali dinobatkan sebagai juara umum.
Posisi kedua ditempati Kota Tanjungpinang dengan 141 poin, disusul Kabupaten Karimun 133 poin, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Natuna masing-masing 111 poin, serta Kabupaten Bintan dan Kabupaten Kepulauan Anambas yang sama-sama meraih 98 poin.
Yusfa menyebut keberhasilan tersebut merupakan anugerah Allah SWT sekaligus buah dari kerja keras para peserta, pelatih, pembina, serta dukungan penuh Pemerintah Kota Batam terhadap pembinaan Al-Qur’an.
“Kemenangan ini adalah anugerah dari Allah SWT. Kami bersyukur atas hasil yang diraih dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota atas perhatian serta dukungannya terhadap pembinaan Kafilah MTQ Kota Batam,” ujarnya.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum enam kali berturut-turut sekaligus membawa pulang piala tetap semakin mengukuhkan Batam sebagai kekuatan utama dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau sekaligus menjadi modal penting menghadapi MTQ Nasional 2026 di Semarang. (Zuk)

