Kebakaran Lahan Melanda Kuala Sempang, Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Api

Petugas Damkar ketika melakukan evakuasi api dilaporkan melanda lahan di Jalan Kampung Sempang, Kampung Sempang Centre, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Sabtu (29/8/2026) sore
BINTAN, (kepriraya.com) — Kebakaran lahan dan semak belukar kembali terjadi di Kabupaten Bintan. Kali ini, kobaran api dilaporkan melanda lahan di Jalan Kampung Sempang, Kampung Sempang Centre, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Sabtu (29/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut diketahui setelah warga melaporkan adanya kebakaran sekitar pukul 17.22 WIB. Laporan disampaikan oleh Zulkadri (37), Sekretaris Desa Kuala Sempang, yang berada di lokasi saat kejadian.
“Api terlihat membakar lahan dan semak belukar. Setelah mengetahui adanya kebakaran, kami langsung melaporkannya agar segera dilakukan penanganan,” ujar Zulkadri.
Mendapat laporan tersebut, unsur gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area di sekitarnya.
Upaya penanganan melibatkan perangkat Desa Kuala Sempang, Polres Bintan, Polsek Bintan Utara, PLN Rayon Tanjung Uban, Bhabinkamtibmas Desa Kuala Sempang, Satgas Karhutla Desa Kuala Sempang, mahasiswa KKN Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, serta masyarakat setempat.
Berkat kerja sama dan respons cepat seluruh unsur yang terlibat, api akhirnya berhasil dikendalikan. Proses penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 19.25 WIB.
Zulkadri mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang langsung turun ke lapangan setelah kebakaran dilaporkan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, aparat, mahasiswa dan masyarakat sangat membantu dalam mempercepat proses pemadaman.
“Alhamdulillah, semua pihak bergerak bersama. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api, sehingga bisa ditangani sebelum membesar,” katanya.
Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±1 hektare. Sementara itu, pemilik lahan belum diketahui dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di area yang dipenuhi semak belukar. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api dan segera menghubungi petugas apabila menemukan kebakaran.
Untuk laporan kebakaran di wilayah Tanjung Uban dan sekitarnya, masyarakat dapat menghubungi Damkar Tanjung Uban di 0771-4651295 atau melalui WhatsApp 0831-4066-2233.
Sumber: Damkar

