UKW KJK di Tanjungpinang Dibuka, Polda Kepri Dorong Wartawan Profesional dan Tangkal Hoaks

Mewakili Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Kepri di Grand Ballroom Lantai I Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (29/8/2026). f-Ist
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) — Upaya meningkatkan profesionalisme dan kompetensi wartawan di Kepulauan Riau terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Hal itu ditunjukkan dengan hadirnya Kepala Bidang Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., pada pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) Tahun 2026 di Kota Tanjungpinang.
Mewakili Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Kepri menghadiri kegiatan yang digelar Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta tersebut di Grand Ballroom Lantai I Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (29/8/2026).
Sebanyak 70 peserta mengikuti UKW yang menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan wartawan memiliki kemampuan, pengetahuan, serta pemahaman yang memadai dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Andry Wibowo, S.I.K., M.H., M.Si., Gubernur Kepri yang diwakili Plt. Asisten I Hendri, S.T., Direktur LU UKW Dr. Dra. Rr. Susilastuti Dwi Nugrahajati, M.Si., Kaintel Lanud R.H.F. Kapten Sus Beentar Wiradinata, S.S.T.Han., Ketua Umum KJK Ady Indra Pawennari, Ketua UKW Akbar PWI Kepri Herry Sembiring, serta jajaran undangan lainnya.
Ketua Umum KJK Ady Indra Pawennari dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya sinergitas antara pers dan aparat, terutama dalam menghadapi tantangan penyebaran misinformasi di wilayah perbatasan.
Sementara itu, Direktur LU UKW Dr. Dra. Rr. Susilastuti Dwi Nugrahajati menegaskan bahwa kompetensi menjadi modal utama bagi wartawan dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
Menurutnya, wartawan harus mampu melakukan verifikasi, cek dan ricek terhadap setiap informasi yang diperoleh. Di sisi lain, independensi dan etika jurnalistik harus tetap menjadi landasan dalam menjalankan profesi.
Plt. Asisten I Pemprov Kepri Hendri, S.T., yang mewakili Gubernur Kepri sekaligus membuka kegiatan, mengatakan posisi Kepulauan Riau sebagai daerah kepulauan sekaligus wilayah perbatasan negara membuat keberadaan media memiliki peran yang sangat strategis.
Ia berharap wartawan di Kepri mampu menyajikan informasi secara cepat, akurat, bertanggung jawab, serta tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik.
Pada kegiatan tersebut, Irjen Pol. Dr. Andry Wibowo juga mengingatkan wartawan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kecepatan sekaligus kualitas pemberitaan.
“UKW bukan sekadar untuk memperoleh sertifikat, tetapi menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme insan pers,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan adanya berbagai tantangan di era digital, mulai dari berita bohong, informasi provokatif, propaganda hingga manipulasi informasi yang berpotensi memengaruhi masyarakat dan mengganggu stabilitas sosial.
Karena itu, independensi pers, kata dia, harus berjalan seiring dengan tanggung jawab, etika, kepatuhan terhadap hukum, serta keberpihakan pada kepentingan masyarakat.
Polda Kepri Apresiasi UKW
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan UKW KJK. Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat di tengah derasnya arus informasi digital.
“Polri dan pers memiliki peran yang berbeda, namun memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga situasi yang kondusif melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan UKW tersebut dapat melahirkan semakin banyak wartawan di Kepulauan Riau yang kompeten, profesional, independen, dan beretika.
Polda Kepri, lanjutnya, juga terus membuka ruang komunikasi dan kemitraan dengan insan pers untuk bersama-sama membangun ekosistem informasi yang sehat.
Sinergi tersebut dinilai penting dalam menangkal hoaks, misinformasi maupun informasi provokatif yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Kepri mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian maupun ingin menyampaikan pengaduan dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam dan tidak dipungut biaya. (Red)
Polri Untuk Masyarakat.

