BREAKING NEWSPOLITIKTANJUNGPINANG

Labkesmas Kepri Diperkuat, Jadi Garda Deteksi Dini Gangguan Kesehatan di Wilayah Kepulauan

Sekdaprov Kepri, Misni, dalam kegiatan diversifikasi Kemdagri dalam verifikasi faktual UPTD Labkesmas Kepri, Selasa (8/9/2026) pagi.

TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tidak hanya dilakukan dengan memperkuat fasilitas kesehatan dan tenaga medis. Pemerintah daerah juga mendorong penguatan kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kesehatan yang dapat mengancam masyarakat.

Langkah tersebut salah satunya diwujudkan melalui keberadaan UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Provinsi Kepulauan Riau di Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang.

Di tengah karakteristik Kepri yang memiliki wilayah daratan sekaligus kepulauan, Labkesmas diharapkan mampu menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat sistem surveilans kesehatan masyarakat, termasuk menjangkau kebutuhan pemeriksaan kesehatan di wilayah kepulauan.

Penguatan fungsi dan kesiapan kelembagaan Labkesmas tersebut menjadi bagian dari Verifikasi Faktual UPTD Labkesmas Kepri oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Selasa (8/9/2026) pagi.

Verifikasi dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan dipandu Eko Wulandaru dari Direktorat Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, selaku Kepala Subdirektorat Wilayah II.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Plt Asisten Administrasi Umum Kepri Venni Meitaria Detiawati, Kepala Biro Organisasi Syakyakirti, Kepala BKD Yeni Trisia Isabella, serta Sekretaris Dinas Kesehatan Kepri Yosi Susanti.

Labkesmas Kepri dibangun pada 2025 dengan pagu anggaran sekitar Rp18 miliar yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Kesehatan RI.

Kehadiran fasilitas ini menambah kapasitas Provinsi Kepri dalam melakukan pemeriksaan yang berkaitan langsung dengan kondisi kesehatan masyarakat maupun lingkungan.

Lebih dari sekadar tempat pemeriksaan sampel, Labkesmas disiapkan sebagai pusat rujukan regional pemeriksaan kesehatan lingkungan, terutama untuk mendukung kebutuhan masyarakat di pulau-pulau.

Fasilitas tersebut juga memiliki peran dalam mendukung kewaspadaan dini terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) serta pemantauan berbagai parameter kesehatan daerah secara berkala.

Sejumlah pemeriksaan penting yang dapat dilakukan mencakup kualitas air, keamanan pangan, hingga deteksi dini penyakit menular.

Data dan informasi yang dihasilkan dari pemeriksaan laboratorium tersebut nantinya dapat menjadi salah satu dasar pemerintah dalam membaca kondisi kesehatan masyarakat dan lingkungan secara lebih komprehensif.

Sekda Kepri Misni mengatakan keberadaan Labkesmas diharapkan dapat semakin mendekatkan akses masyarakat terhadap pelayanan laboratorium kesehatan yang berkualitas.

“Kehadiran Labkesmas ini akan memudahkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pelayanan laboratorium kesehatan yang bermutu dan terjangkau,” jelas Misni.

Menurutnya, pemeriksaan laboratorium memiliki hubungan erat dengan upaya pencegahan penyakit. Berbagai faktor lingkungan dan keamanan pangan dapat memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat.

Karena itu, pemeriksaan terhadap kualitas air bersih, limbah, tanah, udara hingga kandungan produk makanan menjadi bagian penting dari fungsi Labkesmas.

“Karena tujuan utama laboratorium ini ialah untuk menunjang upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan di lingkungan masyarakat,” paparnya.

Dengan dukungan Labkesmas, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya mampu merespons persoalan kesehatan setelah terjadi, tetapi juga dapat mendeteksi potensi ancaman kesehatan lebih awal sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

Verifikasi faktual Kemendagri ini menjadi bagian dari proses memastikan kesiapan kelembagaan maupun operasional UPTD Labkesmas Kepri agar mampu menjalankan fungsi pelayanan kesehatan masyarakat secara optimal.

Bagi Kepri sebagai daerah kepulauan, penguatan laboratorium kesehatan masyarakat menjadi semakin penting karena informasi hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran, termasuk bagi masyarakat yang berada di wilayah pulau-pulau. (Red)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *