BINTANBREAKING NEWSPOLITIK

ASN KUA Bintan Timur Ikuti Pelatihan Service Excellence, Dorong Pelayanan Prima

Seluruh peserta foto bersama usai penguatan kompetensi aparatur. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Pelayanan Prima atau Service Excellence di Aula Kankemenag Bintan. Kamis (8/10/2026) f-Ist

BINTAN, (kepriraya.com) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bintan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kompetensi aparatur. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Pelayanan Prima atau Service Excellence di Aula Kankemenag Bintan. Kamis, (8/10/2026)

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bintan Center dan diikuti peserta dari sejumlah unit kerja di lingkungan Kemenag Bintan.

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bintan Timur turut ambil bagian dengan mengutus dua staf, yakni Farida dan Fahrurrazi.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman bahwa pelayanan prima bukan sekadar memenuhi standar administrasi, tetapi bagaimana memberikan pengalaman layanan yang ramah, cepat, responsif, profesional dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Materi yang disampaikan mencakup enam pilar Service Excellence, yakni Attitude (sikap), Ability (kemampuan), Attention (perhatian), Action (tindakan), Appearance (penampilan), dan Accountability (tanggung jawab).

Keenam aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi aparatur dalam memberikan pelayanan yang berkualitas. Sikap ramah dan sopan harus diiringi kemampuan yang memadai, perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, tindakan yang cepat dan solutif, penampilan profesional, serta tanggung jawab hingga layanan selesai.

Pelatihan juga mengangkat konsep Ultimate Service Triangle atau Segitiga Pelayanan yang mencakup tiga aspek, yakni pelayanan kepada Tuhan, pelayanan kepada diri sendiri, dan pelayanan kepada orang lain.

Pelayanan kepada Tuhan diwujudkan dengan meniatkan setiap pekerjaan sebagai bentuk pengabdian. Sementara pelayanan kepada diri sendiri dilakukan dengan menjaga diri dan terus meningkatkan kompetensi. Adapun pelayanan kepada masyarakat diwujudkan melalui empati, kepedulian dan kehangatan dalam memberikan layanan.

Keikutsertaan Farida dan Fahrurrazi dalam pelatihan tersebut menjadi bagian dari komitmen KUA Bintan Timur untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya aparatur sekaligus membangun budaya pelayanan yang profesional dan berorientasi kepada masyarakat.

Dengan bekal pelatihan tersebut, pelayanan di lingkungan KUA diharapkan tidak hanya cepat dan tepat secara administratif, tetapi juga mampu memberikan rasa nyaman serta kepuasan kepada masyarakat.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya Kemenag Bintan mewujudkan pelayanan publik yang ramah, profesional, berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai spiritual. (Ky)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *