BINTANBISNISBREAKING NEWS

PLN Tanjungpinang Jajaki Pembelian Listrik 50 MW dari PT BAI, Bintan Disiapkan Tak Bergantung Satu Sumber

Pertemuan yang difasilitasi pada Selasa (20/10/2026) pagi itu dihadiri Senior Manager Distribusi PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Edo Adrianto, serta Manager UP3 Tanjungpinang, Rully Agus W. Rombongan PLN diterima langsung Direktur PT BAI, Santoni.

BINTAN (Kepriraya.com) – Upaya memperkuat keandalan pasokan listrik di Pulau Bintan mulai memasuki tahap penjajakan kerja sama antara PLN dan PT BAI. Kedua pihak menindaklanjuti rencana pembelian listrik sebesar 50 megawatt (MW) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang.

Pertemuan yang difasilitasi pada Selasa (20/10/2026) pagi itu dihadiri Senior Manager Distribusi PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Edo Adrianto, serta Manager UP3 Tanjungpinang, Rully Agus W. Rombongan PLN diterima langsung Direktur PT BAI, Santoni.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menjajaki kerja sama penyediaan listrik dari PT BAI ke sistem kelistrikan PLN, dengan tujuan memperkuat pasokan energi bagi masyarakat di Bintan dan Tanjungpinang.

Rencana pembelian daya sebesar 50 MW ini diharapkan menjadi salah satu upaya mengurangi ketergantungan Pulau Bintan terhadap satu sumber pasokan listrik. Dengan dukungan sumber energi tambahan, sistem kelistrikan diharapkan semakin andal dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, fasilitas publik, hingga kegiatan usaha.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah terulangnya gangguan listrik besar yang dirasakan masyarakat Bintan dan Tanjungpinang pada 12 Oktober lalu.

Meski demikian, realisasi kerja sama ini masih membutuhkan proses lanjutan, termasuk pembahasan teknis dan tahapan yang diperlukan sebelum rencana pembelian listrik dapat diwujudkan.

Kabar baiknya, kedua belah pihak telah sepakat untuk menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut.

Penjajakan ini diharapkan menjadi titik awal menuju kemandirian dan ketahanan energi Pulau Bintan, sehingga pasokan listrik bagi masyarakat tidak hanya bergantung pada satu sumber dan risiko gangguan berskala luas dapat ditekan.

Dengan adanya alternatif pasokan listrik, masyarakat berharap keandalan layanan kelistrikan di Bintan dan Tanjungpinang semakin baik, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi serta aktivitas masyarakat sehari-hari. (Zuk)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *