BINTANBREAKING NEWSPOLITIK

Roby Kurniawan Tekankan Integritas dan Pengabdian kepada 20 Bakal Calon Kades

Roby saat meninjau kegiatan pembekalan seleksi tambahan bakal calon kepala desa di Ruang Rapat Lantai II Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bintan, Rabu (21/10/2026). f-Diskominfo

BINTAN (Kepriraya.com) – Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan pentingnya integritas, pengabdian, dan komitmen melayani masyarakat bagi setiap bakal calon kepala desa yang mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Bintan Tahun 2026.

Pesan tersebut disampaikan Roby saat meninjau kegiatan pembekalan seleksi tambahan bakal calon kepala desa di Ruang Rapat Lantai II Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bintan, Rabu (21/10/2026).

Pembekalan ini diikuti 20 bakal calon kepala desa dari tiga desa. Rinciannya, enam orang dari Desa Bintan Buyu, delapan orang dari Desa Sebong Lagoi, dan enam orang dari Desa Teluk Sasah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan Pilkades 2026 untuk mempersiapkan calon pemimpin desa yang memiliki kapasitas, kompetensi, serta integritas dalam menjalankan amanah masyarakat.

Dalam arahannya, Roby mengingatkan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar kedudukan yang harus diperebutkan, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab dalam melayani masyarakat, menggerakkan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kalau ingin menjadi kepala desa, bersiaplah untuk melayani, bukan dilayani. Bersiaplah untuk mendengar, bukan hanya didengar. Dan bersiaplah untuk bekerja bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar jabatan,” tegas Roby.

Menurutnya, kepala desa memiliki posisi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, hingga menjaga persatuan dan keharmonisan di lingkungan desa.

Karena itu, setiap bakal calon diminta tidak hanya mempersiapkan diri untuk menghadapi tahapan seleksi dan pemilihan, tetapi juga memahami tanggung jawab besar yang harus dijalankan apabila dipercaya masyarakat menjadi kepala desa.

Roby juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti proses seleksi secara jujur, percaya diri, dan penuh tanggung jawab. Persaingan dalam Pilkades, katanya, harus berlangsung secara sportif tanpa menghalalkan segala cara demi meraih kemenangan.

Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan politik di tingkat desa tidak boleh merusak hubungan persaudaraan maupun keharmonisan masyarakat.

“Jangan sampai perbedaan pilihan menghilangkan persaudaraan. Jangan sampai keinginan untuk menjadi kepala desa merusak hubungan kekeluargaan dan keharmonisan masyarakat,” pesannya.

Roby berharap seluruh tahapan Pilkades Kabupaten Bintan Tahun 2026 dapat berlangsung dengan baik, menjunjung tinggi kejujuran, serta melahirkan kepala desa yang mampu bekerja dengan tulus dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.

(Red)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *