BATAMBREAKING NEWS

Erlita Ajak Guru Tanamkan Kebiasaan Pilah Sampah Sejak Dini

Erlita saat menghadiri Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik Tahun 2026 di SDN 002 Sagulung, Selasa (27/10/2026). f-Ist

BATAM (Kepriraya.com) – Ketua TP-PKK Kota Batam, Hj. Erlita Amsakar, mengajak para guru berperan aktif menanamkan kebiasaan memilah sampah kepada siswa sejak dini. Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan di lingkungan keluarga.

Ajakan itu disampaikan Erlita saat menghadiri Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik Tahun 2026 di SDN 002 Sagulung, Selasa (27/10/2026). Kegiatan tersebut digelar TP-PKK Kota Batam bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam.

Erlita menilai guru memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter anak, termasuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Karena itu, pemahaman mengenai pengelolaan sampah perlu ditanamkan melalui pembelajaran dan praktik sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada DLH Batam yang telah menginisiasi kegiatan hari ini,” kata Erlita.

Menurutnya, para guru diharapkan mampu meneruskan materi sosialisasi kepada peserta didik, terutama mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik serta cara memilahnya dengan benar.

Dengan pemahaman tersebut, siswa diharapkan terbiasa memisahkan sampah sesuai jenisnya, baik di sekolah maupun di rumah. Kebiasaan sederhana ini dinilai dapat menjadi langkah awal dalam membangun perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Erlita menegaskan, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Penanganannya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah hingga lingkungan tempat tinggal.

“Persoalan sampah tidak akan selesai jika hanya dilakukan oleh pemerintah. Karena itu, perlu dukungan Bapak dan Ibu semua agar kesadaran memilah sampah semakin meningkat,” ujarnya.

Melalui sosialisasi tersebut, TP-PKK Kota Batam berharap para guru dapat menjadi penggerak edukasi lingkungan bagi siswa. Selanjutnya, siswa diharapkan membawa pengetahuan dan kebiasaan baik itu ke rumah sehingga semakin banyak keluarga yang menerapkan pemilahan sampah.

Upaya ini menjadi bagian dari langkah membangun kesadaran kolektif untuk mewujudkan Kota Batam yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk generasi yang tidak hanya peduli terhadap lingkungan, tetapi juga terbiasa mengambil tindakan nyata dalam mengurangi persoalan sampah. (*/r)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *