RSUD Raja Ahmad Tabib–Dinkes Bintan Perpanjang Kerja Sama Jamkesda, Perkuat Akses Layanan Kesehatan

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) antara RSUD Raja Ahmad Tabib dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Kamis (22/01). F-ist
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com)– Komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) antara RSUD Raja Ahmad Tabib dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Kamis (22/01). Kerja sama ini menjadi agenda rutin setiap awal tahun.
Melalui Jamkesda, masyarakat Kabupaten Bintan yang belum memiliki jaminan kesehatan tetap dapat memperoleh layanan kesehatan di RSUD Raja Ahmad Tabib, sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah di sektor kesehatan.
Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, dr. Bambang Utoyo, M.A.P, menyampaikan bahwa saat ini rumah sakit tengah menjalani pendampingan Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS) bersama Kementerian Kesehatan dan RSUP Hasan Sadikin Bandung. Pendampingan ini bertujuan meningkatkan kualitas manajemen, administrasi, serta mutu pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai rumah sakit pendidikan, RSUD Raja Ahmad Tabib juga terus berbenah dengan menyiapkan sarana dan prasarana, sistem pelayanan, serta dukungan tenaga pendidik untuk mendukung praktik klinik mahasiswa kesehatan, tanpa mengesampingkan pelayanan optimal bagi pasien.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Bambang turut mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan atas sinergi dan kolaborasi rujukan pasien yang selama ini terjalin dengan baik. Ke depan, RSUD Raja Ahmad Tabib bersama Dinas PUPR akan melakukan renovasi dan pengembangan rumah sakit untuk mendukung layanan unggulan.
Pengembangan tersebut meliputi layanan jantung, urologi, layanan khusus anak, penambahan ruang rawat inap, hingga rencana pembangunan poliklinik enam lantai.
Tak hanya itu, RSUD Raja Ahmad Tabib juga terus mengembangkan layanan kanker. Pada April mendatang, rumah sakit ini direncanakan menerima alat LINAC, dan pada Juli akan dilakukan peluncuran perdana layanan Radioterapi, guna menghadirkan layanan kanker yang lebih dekat, modern, dan terintegrasi bagi masyarakat Kepulauan Riau.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Mohon doa agar kami terus dapat melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tutup dr. Bambang. (Zuk)

