MV Odyssey Berlabuh di Tarempa, Babak Baru Pariwisata Internasional Anambas Dimulai

Kapal pesiar internasional MV Odyssey yang berlabuh di perairan Tarempa. Rabu, 23 Juni 2026
ANAMBAS, (kepriraya.com) – Kedatangan kapal pesiar internasional MV Odyssey di perairan Tarempa menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Kepulauan Anambas. Kehadirannya yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Anambas ke-18 menjadi simbol semakin terbukanya peluang Anambas untuk berkembang sebagai destinasi wisata bahari berkelas dunia.
Persinggahan kapal pesiar tersebut disambut antusias oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bersama unsur legislatif, Forkopimda, dan instansi terkait. Mereka melakukan kunjungan langsung ke atas kapal yang berlabuh di perairan Tarempa pada 23 Juni 2026 untuk melihat lebih dekat potensi pengembangan wisata kapal pesiar di daerah tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ir. Dr. Masykur, ST., MM., mengatakan kehadiran MV Odyssey merupakan momentum penting yang menunjukkan bahwa Anambas mulai mendapat perhatian dari pelaku industri wisata internasional.
“Persinggahan MV Odyssey menjadi kebanggaan sekaligus peluang besar bagi Kabupaten Kepulauan Anambas. Ini membuktikan bahwa Anambas memiliki daya tarik yang mampu menarik minat wisatawan mancanegara dan pelaku industri kapal pesiar internasional,” ujar Masykur.
Menurutnya, kunjungan kapal pesiar internasional tersebut tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga berpotensi menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat.
“Wisata kapal pesiar memberikan efek berganda yang sangat besar. Kehadiran wisatawan mancanegara akan mendorong pertumbuhan sektor transportasi, kuliner, ekonomi kreatif, jasa wisata, hingga pelaku UMKM lokal. Ini menjadi peluang yang harus kita manfaatkan bersama,” katanya.
Anambas sendiri memiliki berbagai keunggulan yang menjadi daya tarik wisata dunia. Gugusan pulau tropis yang eksotis, pantai berpasir putih, perairan yang jernih, serta keindahan bawah laut yang masih alami menjadikan wilayah ini sebagai salah satu surga wisata bahari di Indonesia.
Masykur menilai, dengan kekayaan alam yang dimiliki, Anambas sangat potensial untuk menjadi salah satu destinasi utama kapal pesiar di kawasan Asia Tenggara. Namun, hal itu perlu didukung dengan kesiapan infrastruktur, pelayanan, dan kolaborasi seluruh pihak.
“Kami terus berupaya memperkuat ekosistem pariwisata, mulai dari peningkatan fasilitas pendukung, promosi destinasi, hingga penguatan kapasitas pelaku wisata. Tujuannya agar semakin banyak kapal pesiar internasional menjadikan Anambas sebagai salah satu destinasi singgah dalam rute pelayaran mereka,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membangun sinergi dengan pemerintah pusat, pelaku industri wisata, dan masyarakat untuk mewujudkan Anambas sebagai destinasi wisata bahari yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kehadiran MV Odyssey ini bukan hanya sebuah kunjungan, tetapi menjadi langkah awal yang sangat positif. Kami optimistis Anambas ke depan akan semakin dikenal dunia dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan hadirnya MV Odyssey di perairan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata unggulan. Momen ini menjadi penanda bahwa surga tropis di utara Kepulauan Riau tersebut siap melangkah menuju panggung pariwisata internasional dan menyambut lebih banyak wisatawan dari berbagai belahan dunia. (Bud)

