BATAMBREAKING NEWSPOLRI

Polda Kepri Tayangkan Audiovisual Gurindam 12 di Ferry, Bioskop, dan Ruang Publik untuk Edukasi Masyarakat

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.,

BATAM, (kepriraya.com) – Polda Kepulauan Riau (Kepri) terus menghadirkan inovasi dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan budaya.

Salah satunya dengan menayangkan audiovisual Gurindam 12, karya Pahlawan Nasional Raja Ali Haji, di berbagai ruang publik sebagai media edukasi yang mengangkat nilai-nilai moral, etika, dan kehidupan bermasyarakat.


Program tersebut akan hadir di berbagai sarana publik, mulai dari kapal ferry angkutan umum, bioskop, radio, televisi, hingga ruang-ruang publik lainnya di wilayah Kepulauan Riau.


Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., mengatakan Gurindam 12 merupakan warisan budaya Melayu yang kaya akan pesan-pesan kehidupan, seperti akhlak, kejujuran, tanggung jawab, etika, serta pentingnya menjaga persatuan.


Menurutnya, melalui media audiovisual yang mudah diakses masyarakat, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Gurindam 12 diharapkan dapat semakin dikenal, dipahami, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


“Melalui penayangan di berbagai media dan ruang publik, kami berharap pesan-pesan luhur Gurindam 12 dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam membangun karakter, memperkuat nilai moral, serta menjaga kehidupan yang harmonis,” ujar Kapolda.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa pemanfaatan audiovisual Gurindam 12 merupakan bagian dari strategi komunikasi publik Polda Kepri yang mengedepankan edukasi, pelestarian budaya, sekaligus penguatan karakter masyarakat.


Ia mengatakan pemilihan media seperti kapal ferry, bioskop, radio, televisi, dan berbagai ruang publik dilakukan agar pesan-pesan yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dari berbagai kalangan.


“Polda Kepri ingin menghadirkan pendekatan yang lebih humanis melalui budaya lokal. Gurindam 12 bukan hanya warisan sastra Melayu, tetapi juga pedoman nilai-nilai kehidupan yang relevan untuk membangun masyarakat yang berkarakter,” jelasnya.


Kabid Humas juga mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Riau untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan budaya Melayu sebagai bagian dari identitas bangsa.


Melalui program ini, Polda Kepri berharap audiovisual Gurindam 12 tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga menjadi media edukasi yang mampu menanamkan nilai-nilai luhur, memperkuat karakter masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Kepulauan Riau. (Afr)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *