ANAMBASBREAKING NEWSOLAHRAGA

Tutup Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Anggrek, Bupati Aneng: Menang Boleh, Persaudaraan Jangan Putus

Bupati Kepulauan Anambas Aneng menutup secara resmi Turnamen Sepak Bola dalam rangka HUT ke-24 Karang Taruna Anggrek Desa Air Asuk, Sabtu (8/8/2026). f-Ist

ANAMBAS, (kepriraya.com) — Lapangan sepak bola Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah, dipenuhi semangat sportivitas dan kebersamaan saat Bupati Kepulauan Anambas Aneng menutup secara resmi Turnamen Sepak Bola dalam rangka HUT ke-24 Karang Taruna Anggrek Desa Air Asuk, Sabtu (8/8/2026).


Bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan kemenangan, turnamen tersebut menjadi ruang bagi masyarakat dan generasi muda untuk mempererat silaturahmi, menyalurkan bakat, sekaligus membangun semangat persaudaraan melalui olahraga.


Penutupan turnamen turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas beserta anggota, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.


Hadir pula Camat Siantan Utara, perwakilan Camat Siantan Tengah, Ketua KONI, Ketua Karang Taruna, tokoh masyarakat, Kepala Desa Air Asuk, para peserta turnamen serta masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Bupati Aneng menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung sehingga turnamen dapat terlaksana dengan baik.


Menurutnya, kegiatan olahraga di tingkat desa memiliki manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar mencari juara. Turnamen dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.


“Yang paling penting bukan hanya mencari siapa yang kuat dan siapa yang menang. Turnamen ini harus menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan,” pesan Bupati Aneng.


Ia mengingatkan seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga sportivitas, keamanan serta sikap saling menghargai selama maupun setelah pertandingan.


Bupati juga berharap perbedaan dukungan terhadap tim maupun hasil pertandingan tidak menjadi alasan untuk merenggangkan hubungan antarpemain dan masyarakat.
“Menang dan kalah itu bagian dari pertandingan. Tetapi persaudaraan harus tetap kita jaga,” tegasnya.


Bupati Aneng Berikan Bonus untuk Gol Terbaik


Suasana penutupan semakin semarak ketika Bupati Aneng memberikan apresiasi langsung kepada para pemain melalui bonus uang tunai untuk pencetak gol.
Bonus diberikan masing-masing sebesar Rp700 ribu untuk bola pertama, Rp500 ribu untuk bola kedua, dan Rp300 ribu untuk bola ketiga.


Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas semangat dan perjuangan para pemain yang telah memberikan penampilan terbaik sepanjang turnamen.


Bupati berharap dukungan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Anambas untuk semakin mencintai olahraga dan terus mengembangkan kemampuan, baik di tingkat desa maupun pada kompetisi yang lebih tinggi.


Selain memberikan apresiasi kepada para pemain, Bupati Aneng juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mendoakan kesembuhan Ketua KONI yang saat ini sedang mengalami sakit.


Ajakan tersebut menjadi gambaran bahwa semangat olahraga tidak hanya berbicara mengenai kompetisi, tetapi juga tentang kepedulian, solidaritas dan rasa kekeluargaan.


Setelah memberikan sambutan dan apresiasi, Bupati Aneng secara resmi menyatakan Turnamen Sepak Bola HUT ke-24 Karang Taruna Anggrek Desa Air Asuk ditutup.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari pembinaan olahraga masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas.


Lebih dari sekadar pertandingan, turnamen ini diharapkan meninggalkan warisan positif berupa semangat sportivitas, persaudaraan dan kebersamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.


Dari lapangan Desa Air Asuk, semangat olahraga menjadi energi baru untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Anambas. (*)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *