BINTANBREAKING NEWS

Bupati Roby Ungkap Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen, Investasi Capai Rp40,38 Triliun

Bupati Bintan Roby Kurniawan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan pidato Gubernur Kepri pada peringatan Hari Jadi Kepri ke-24, Kamis (24/9/2026), di Halaman Kantor Bupati Bintan.

BINTAN, (Kepriraya.com) – Pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Hingga Triwulan II 2026, pertumbuhan ekonomi Kepri tercatat 6,99 persen secara year-on-year (yoy), sekaligus menjadi salah satu capaian yang disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri di Kabupaten Bintan.

Capaian tersebut disampaikan Bupati Bintan Roby Kurniawan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan pidato Gubernur Kepri pada peringatan Hari Jadi Kepri ke-24, Kamis (24/9/2026), di Halaman Kantor Bupati Bintan.

Dalam pidato tersebut disebutkan, pertumbuhan ekonomi Kepri pada Triwulan II 2026 sebesar 6,99 persen menempatkan provinsi ini pada peringkat pertama di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional.

Selain pertumbuhan ekonomi, sektor investasi juga menunjukkan capaian signifikan. Realisasi investasi Kepri pada Semester I 2026 mencapai Rp40,38 triliun.

Nilai tersebut setara dengan 98 persen dari target nasional Semester I 2026 sebesar Rp42,81 triliun.

Roby mengatakan berbagai capaian pembangunan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di Kepulauan Riau.

Kemajuan Kepri menjadi persembahan kita semua dengan menjaga marwah. Setiap jengkal karang, hempasan gelombang laut dan gugusan pulau telah menyimpan janji sejarah dan telah menitipkan cita-cita luhur yang tentu tak boleh padam, melainkan harus terus dinyalakan sebagai wujud falsafah Takkan Melayu Hilang di Bumi,” kata Roby.

Menurutnya, berbagai capaian pembangunan Kepri juga telah mengantarkan provinsi tersebut meraih 112 penghargaan di tingkat nasional hingga internasional.

Momentum Hari Jadi Kepri ke-24, lanjut Roby, tidak hanya menjadi perayaan atas perjalanan provinsi, tetapi juga menjadi ruang untuk melakukan refleksi terhadap berbagai capaian dan tantangan pembangunan ke depan.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan bergandengan tangan dalam menjaga amanah pembangunan daerah.

Upacara peringatan berlangsung khidmat dengan nuansa budaya Melayu. Para peserta mengenakan pakaian kurung Melayu, sekaligus menegaskan identitas budaya dalam peringatan hari jadi provinsi.

Turut hadir Wakil Bupati Bintan, Sekda Bintan, pimpinan dan anggota DPRD Bintan, FKPD, kepala OPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (*/Zuk)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *