BREAKING NEWSTANJUNGPINANG

Peringati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Kepri Catat 3.212 Kasus Gangguan Jiwa Berat hingga Agustus 2026

Kampanye Pembudayaan Hidup Sehat yang disejalankan dengan peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2026 di Kampus Universitas Ibnu Sina Batam, Sabtu (10/10/2026). f-Ist

BATAM (Kepriraya.com) – Sebanyak 3.212 kasus gangguan jiwa berat tercatat di Provinsi Kepulauan Riau hingga Agustus 2026. Angka tersebut menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencatat 6.567 kasus.

Meski mengalami penurunan, persoalan kesehatan jiwa masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian bersama, baik dari pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga maupun masyarakat.

Data tersebut disampaikan dalam Kampanye Pembudayaan Hidup Sehat yang disejalankan dengan peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2026 di Kampus Universitas Ibnu Sina Batam, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 06.30 hingga 12.00 WIB itu mengangkat semangat “Together for Health, Stand with Science” atau bersama untuk kesehatan dan berpijak pada ilmu pengetahuan.

Kampanye ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan jiwa serta membangun lingkungan yang peduli dan bebas stigma terhadap orang dengan gangguan kesehatan mental.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, kesehatan jiwa merupakan kondisi ketika seseorang dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga mampu menyadari potensinya, mengatasi tekanan hidup, bekerja secara produktif, serta berkontribusi bagi lingkungannya.

Kesehatan jiwa memiliki peran penting dalam menentukan kualitas hidup seseorang. Kondisi mental yang baik turut mendukung hubungan sosial yang sehat, meningkatkan produktivitas, dan membantu individu mengembangkan potensi dirinya.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.

Mereka yang merasa kewalahan, menghadapi masalah berkepanjangan, atau membutuhkan dukungan terkait kesehatan jiwa juga diingatkan agar tidak ragu mencari bantuan tenaga profesional.

Pesan utama kampanye ini adalah pentingnya mendengarkan, memahami, dan memberikan dukungan kepada sesama tanpa menghakimi atau memberikan stigma.

Melalui peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2026, masyarakat Kepulauan Riau diharapkan semakin terbuka terhadap isu kesehatan mental serta bersama-sama mewujudkan lingkungan yang inklusif, suportif, dan ramah bagi setiap orang.

Dengarkan, Pahami, Dukung. Kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh yang perlu dijaga bersama. (*)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *