Melayu Raya Ajak Ormas dan OKP Se-Kepri Satukan Visi Misi Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024

BATAM (Kepriraya.com)- Jelang mendekati tahun politik pada 2024 mendatang, suasana di masing-daerah yang bakal menyelanggarakan tahapan- tahapan Pilkada serentak semakin terasa. Tidak terkecuali di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) umumnya dan Kota Batam khususnya.

“Banyaknya calon kandidat yang ingin maju dalam kontestasi pemilihan mulai dari pemilihan calon legislafit (Caleg) hingga kepala daerah, jadi ajang kompetisi untuk merangkul sejumlah ormas, OKP, bahkan paguyuban yang ada di daerah masing-masing,”ucap Koordinator Wilayah Perhimpunan Melayu Raya (Hi-Malaya) Kota Batam, Hazarin Firda, Senin (13/6/2022(

Menurutnya, dinamika tersebut biasa terjadi di saat-saat mendekati tahun politik atau tahun Pilkada pada 2024 mendatang.

Disampaikan, satu dari sekian banyak ormas di Kepri, khususnya Batam yakni Perhimpunan Melayu Raya (Hi-Malaya) Kota Batam. Ormas  tempatan itu menanggapi dinamika tersebut merupakan hal yang normatif.

“Sebagai ormas tempatan (Melayu Raya-red) Kota Batam, menghadapi tahun politik pada 2024 mendatang, baik di Kepri umumnya maupun di Batam khususnya independesi maupun netralitas ormas alangkah eloknya dijaga. Tujuannya agar tercapainya agenda besar (Pilkada-red) yang jujur, adil, aman dan tertib sesuai yang diharapkan semua pihak,” ajak Hazarin Firda.

Ketua Perhimpunan Melayu Raya (Hi-Malaya) Kota Batam, Hazarin Firda

Pria yang akrab disapa Alin itu menyebut, jika seluruh Ormas/OKP yang ada di Kepri maupun di Batam saling bersinergi menjaga kondusifitas keamanan di tanah Melayu ini tanpa ada pergesekan, tentunya agenda politik jelang 2024 mendatang berjalan aman dan demokratis.

“Mari kita kuatkan sinergitas, kekompakan sesama ormas, OKP maupun paguyuban di Batam dan Kepri ini guna mensukseskan agenda politik menjelang 2024. Siapapu yang duduk mari kita dukung tanpa membedakan suku ras dan agama. Satukan visi misi menjaga Batam dan Kepri selalu kondusif,” tutur Alin.

Dikatan Alin, pemilu serentak ini merupakan pertama kalinya di gelar di Indonesia. Dimana mulai dari Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, Gubernur dan Wakil Gubernur, DPRD Provinsi, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota, DPRD Kabupaten dan DPRD Kota.

“Peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga demokrasi jelang Pemilu dan Pemilukada 2024 tentunya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kepri dan Kota Batam,” ujarnya.

Selain itu Alin berharap Pemilu 2024 mendatang harus terbebas dari politik uang (money politic). Sebab, menurutnya, hal ini akan mencederai demokrasi.

“Pelaksanaan Pemilu 2024 harus bebas dari praktik money politic yang akan mencederai semangat demokrasi. Mari kita sesama ormas, OKP dan paguyuban di Batam khususnya dan Kepri umumnya menjaga demokrasi yang sehat agar terhindar dari konflik horizontal,” pungkas Alin.(afr)

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *