Bupati Lingga Ajak Pelajar Singkep Pesisir Lebih Bijak Berkendara dalam Sosialisasi Forum Genre Berencana

Bupati Lingga Muhammad Nizar bersama Ketua TP PKK sekaligus Bunda Genre Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar, menghadiri kegiatan Sosialisasi Forum Genre Berencana di SMA Negeri 1 Singkep Pesisir. Jumat (12/12/2025), f-Ist
LINGGA, ,(kepriraya.com)—
Bupati Lingga Muhammad Nizar bersama Ketua TP PKK sekaligus Bunda Genre Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar, menghadiri kegiatan Sosialisasi Forum Genre Berencana di SMA Negeri 1 Singkep Pesisir. Jumat (12/12/2025), Kegiatan ini mengusung tema “Sayangi Nyawa, Kendalikan Diri, Hindari Ugal-ugalan”, yang menyasar peningkatan kesadaran pelajar akan keselamatan berkendara.
Kehadiran Bupati dan Ketua TP PKK disambut hangat oleh para guru serta ratusan siswa. Sosialisasi ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lingga dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki budaya tertib di jalan raya.
Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Nizar menegaskan bahwa kecelakaan lalu lintas banyak melibatkan remaja karena kurangnya kontrol diri dan minimnya kesadaran mengenai risiko di jalan. Ia meminta para pelajar untuk tidak menjadikan motor sebagai ajang uji nyali atau mengikuti perilaku berkendara ugal-ugalan.
“Keselamatan itu bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Berkendara dengan benar adalah bentuk kepedulian kita terhadap keluarga yang menunggu di rumah,” tegas Bupati.
Sementara itu, Maratusholiha Nizar selaku Bunda Genre Lingga mengingatkan pentingnya peran remaja dalam menciptakan lingkungan yang aman dan positif. Ia berharap Forum Genre mampu menjadi ruang edukasi sekaligus wadah yang mendorong pelajar mengambil keputusan yang bijak, termasuk dalam hal berkendara.
“Kalian adalah generasi yang akan memimpin daerah ini ke depan. Jadikan keselamatan sebagai gaya hidup,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif, diisi dengan pemaparan materi mengenai tata cara berkendara yang aman, bahaya pelanggaran lalu lintas, hingga contoh kasus kecelakaan yang kerap melibatkan remaja. Para siswa juga diberi kesempatan berdialog langsung dan menyampaikan pendapat mengenai budaya tertib lalu lintas di lingkungan mereka.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lingga berharap tercipta perubahan perilaku yang lebih baik di kalangan remaja, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Lingga. (Jki)

