BATAMBREAKING NEWSHUKRIM

Kapal Pengangkut Limbah Minyak Hitam B3 Kandas di Perairan Pulau Dongas, Batam. Muatan Kapal Tumpah ke Laut

Kapal LCT
Mutiara Garlib Samudera GT 208 yang mengangkut limbah minyak hitam B3 kandas di perairan Pulau Dongas Batam, Kamis (29/1/2026). F-Ist

BATAM, (kepriraya.com) — Kapal LCT Mutiara Garlib Samudera GT 208, mengangkut limbah minyak hitam yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), kandas di perairan Pulau Dongas, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada Kamis (29/1).

Kejadian naas tersebut menyebabkan kapal dalam kondisi miring. Sebagian muatan tumpah ke laut hingga mencemari pantai sekitar.

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazzli, menyampaikan kapal tersebut kandas dalam posisi miring hingga muatan limbah B3 tumpah ke laut.

Lokasi kandasnya kapal tidak jauh dari dermaga Pos SAR Batam di kawasan Sekupang.

Informasi kejadian diterima Basarnas dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam dan Pangkalan PLP Tanjung Uban.

“Informasi kita terima dari KSOP dan KPLP terkait ada satu kapal LCT Mutiara Garlib Samudera GT 208, yang kandas di Pulau Tangga Seribu, lebih kurang jarak dari dermaga Basarnas Sekupang itu 3 Mill,” kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazzli dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (1/2/2026),

Fazzli, menyampaikan kapal tersebut kandas dalam posisi miring dan menyebabkan sebagian muatan limbah B3 tumpah ke laut.

Fazzli mengatakan kapal tersebut mengangkut 230 jumbo bag yang diperkirakan bermuatan ratusan ton limbah minyak hitam B3 dari Kapal Tanker MT Nave Universe.

Hingga kini, penanganan tumpahan limbah masih dilakukan oleh petugas gabungan di lapangan.

Sementara itu Kepala KSOP Khusus Batam, Takwim Masuku, mengatakan pihaknya masih fokus mengupayakan penanganan agar tumpahan limbah tidak meluas.

Ia belum dapat memastikan kepemilikan dokumen perizinan kapal yang mengangkut limbah tersebut.

Dalam penanganan kejadian tersebut, KSOP Khusus Batam mengerahkan unsur kapal patroli dan didukung kapal dari Pangkalan Pengawasan Laut dan Pelayaran (PLP) Tanjung Uban, yakni Kapal KN Sarotama dan Kapal KN Rantos.(afr)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *