BREAKING NEWSKARIMUN

Angin Puting Beliung Hantam Perumahan Gladiola Karimun, 11 Rumah Rusak

Salah satu atap rumah warga roboh akibat Angin puting beliung menerjang kawasan Perumahan Gladiola, Kelurahan Tebing, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. f-Ist

KARIMUN, (kepriraya.com)– Angin puting beliung menerjang kawasan Perumahan Gladiola, Kelurahan Tebing, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.


Peristiwa terjadi secara tiba-tiba, diawali hembusan angin kencang yang kemudian disertai hujan. Warga yang berada di dalam rumah panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.


Ari, salah satu warga yang juga Ketua Pemuda setempat, mengatakan sebagian besar rumah yang terdampak dalam kondisi berpenghuni saat kejadian berlangsung. Namun, seluruh penghuni berhasil keluar sehingga tidak ada korban jiwa.


“Semua rumah yang kena itu ada penghuninya, tapi mereka langsung keluar saat angin datang, jadi tidak ada korban,” ujarnya.


Berdasarkan data sementara dari BPBD Karimun, sedikitnya 11 rumah mengalami kerusakan. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian teras atau kanopi serta dapur rumah warga.


Perwakilan BPBD dari Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Afrinady, menyebutkan ada beberapa rumah yang mengalami kerusakan cukup parah.


“Total ada 11 rumah terdampak, dan yang paling parah sekitar 4 rumah. Bagian belakangnya bahkan sampai terbang ke rumah tetangga,” jelasnya.


Pasca kejadian, BPBD telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan, RT/RW, serta aparat setempat untuk melakukan pembersihan puing-puing.


“Pembersihan akan dilakukan bersama agar aktivitas warga bisa kembali normal, direncanakan mulai sore ini,” tambahnya.


Hingga siang hari, warga masih berada di luar rumah untuk memastikan kondisi bangunan serta mengamankan barang-barang yang terdampak akibat terjangan angin puting beliung tersebut.(Ptr)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *