BREAKING NEWSTANJUNGPINANG

Halal Bihalal LAM Kepri, Ansar Ajak Perkuat Silaturahmi dan Nilai Budaya Melayu

Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai acara Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau di Gedung LAM Kepri, Selasa (14/4/2026). F-ist

TANJUNGPINANG, (kepriraya.com)– Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai acara Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau di Gedung LAM Kepri, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa tradisi halal bihalal bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan memiliki makna mendalam dalam kehidupan bermasyarakat.


“Halalbihalal adalah wujud nilai keislaman yang mengajarkan kita untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, dan mempererat persaudaraan,” ujar Ansar.


Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Syawal ini sebagai sarana introspeksi diri sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.


“Silaturahmi yang kuat akan menjadi fondasi kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Dari sinilah lahir semangat kolektif untuk membawa Kepri ke arah yang lebih baik,” tambahnya.


Ansar juga menekankan pentingnya peran LAM Kepri dalam memberikan nasihat serta menjaga agar arah pembangunan tetap sejalan dengan nilai-nilai adat dan budaya Melayu.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza menyampaikan bahwa halal bihalal menjadi ruang penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dengan tokoh adat.


“Ini momen berharga untuk bersua dengan para Dato’ dan Datin, yang selama ini turut berperan dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan, baik di tingkat provinsi maupun kota,” ungkapnya.


Ia juga menilai bulan Syawal sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai sosial dan spiritual.
“Halal bihalal menjadi jembatan untuk kembali menyambung silaturahmi, terutama di tengah kesibukan yang sering membuat kita sulit bertemu,” katanya.


Rangkaian acara turut diisi dengan prosesi tepuk tepung tawar bagi anggota LAM yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini, dilanjutkan ceramah agama oleh Ustaz Abdil Muhadir Ritonga, serta ditutup dengan makan bersama dalam suasana penuh keakraban. (Zuk)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *