Wagub Nyanyang: Pengamanan Objek Vital di Kepri Harus Terus Diperkuat

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang saat mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Komjen Pol Eddy Hartono, dalam kegiatan asesmen sistem pengamanan di PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang, Selasa (23/6/2026). f-Diskominfo
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan pentingnya penguatan sistem keamanan pada objek vital nasional di wilayah Kepri guna menjaga stabilitas daerah dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Nyanyang saat mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Komjen Pol Eddy Hartono, dalam kegiatan asesmen sistem pengamanan di PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang, Selasa (23/6/2026).
Menurut Nyanyang, Kepulauan Riau memiliki posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga serta berada di jalur pelayaran dan perdagangan internasional. Kondisi tersebut menjadikan aspek keamanan sebagai salah satu prioritas yang harus terus diperkuat.
“Kepri merupakan daerah perbatasan yang memiliki nilai strategis tinggi. Karena itu, upaya pencegahan dan mitigasi terhadap berbagai potensi ancaman harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan objek vital nasional, termasuk fasilitas pembangkit listrik, memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, pelayanan publik, investasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh sebab itu, sistem pengamanan yang kuat menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Nyanyang juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BNPT dalam memperkuat sistem keamanan di Kepulauan Riau. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian penting dari upaya menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendukung penuh berbagai program penguatan keamanan yang dilakukan pemerintah pusat, termasuk perlindungan terhadap objek vital nasional yang memiliki dampak besar bagi masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pengamanan objek vital tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta pengelola fasilitas strategis.
“Sinergi harus terus diperkuat agar Kepri tetap aman, kondusif, dan mampu menjadi daerah yang mendukung iklim investasi serta pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” tambahnya.
Nyanyang berharap langkah-langkah penguatan keamanan yang terus dilakukan dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, sekaligus memastikan keberlangsungan pelayanan dan aktivitas masyarakat di Kepulauan Riau tetap berjalan dengan baik. (Zuk)

