BISNISBREAKING NEWSTANJUNGPINANG

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Mulai Berjalan, Satpol PP dan Lintas Sektor Bantu Pemindahan ke Melayu Square

Tampak pedagang dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari kawasan Taman Gurindam 12 ke lokasi baru di Melayu Square dan Anjung Cahaya mulai dilaksanakan, Rabu (24/6/2026). f-Ist

TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Proses relokasi pedagang dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari kawasan Taman Gurindam 12 ke lokasi baru di Melayu Square dan Anjung Cahaya mulai dilaksanakan, Rabu (24/6/2026).

Pemindahan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai instansi guna memastikan proses berjalan tertib dan lancar.


Relokasi ini mendapat dukungan penuh dari Satpol PP Provinsi Kepulauan Riau, Satpol PP Kota Tanjungpinang, Polsek Tanjungpinang Kota, BUMD Kota Tanjungpinang, serta sejumlah perangkat daerah lainnya. Armada tambahan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang juga dikerahkan untuk membantu proses pengangkutan sarana dagang milik para pedagang.


Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kepri, Guntur Sakti, menegaskan bahwa seluruh petugas yang terlibat hadir untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada para pedagang selama proses relokasi berlangsung.


“Kehadiran kami bukan untuk melakukan tindakan represif, tetapi membantu masyarakat. Kami membantu pengangkatan dan pengangkutan sarana dagang pedagang menuju lokasi relokasi yang telah disiapkan. Pada prinsipnya, kami hadir untuk melayani,” ujar Guntur saat memimpin apel persiapan tim gabungan di halaman Mal Pelayanan Publik Tanjungpinang.


Sejak pagi, petugas bersama para pedagang bahu-membahu memindahkan berbagai perlengkapan usaha seperti kontainer, meja, kursi, gerobak, hingga peralatan pendukung lainnya ke armada pengangkut berupa lori, pikap, dan kendaraan operasional lainnya.


Suasana pemindahan berlangsung kondusif. Sebagian besar pedagang telah memahami tujuan relokasi setelah mendapatkan penjelasan langsung dari Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, terkait penataan kawasan dan penyediaan lokasi baru untuk aktivitas usaha mereka.


Proses pemindahan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB terus berlangsung hingga sore hari. Di sejumlah titik relokasi, beberapa pedagang bahkan sudah mulai menata lapak dan kembali beraktivitas di tempat yang baru.


Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibum dan Tranmas) Satpol PP Kota Tanjungpinang, Irwan Yakub, mengatakan proses relokasi diperkirakan membutuhkan waktu lebih dari satu hari mengingat jumlah pedagang dan banyaknya sarana yang harus dipindahkan.


“Sebagian pedagang sudah menempati lokasi relokasi dan mulai berjualan. Namun, secara keseluruhan proses pemindahan kemungkinan tidak selesai dalam satu hari karena masih ada sarana dan perlengkapan yang harus diangkut,” jelasnya.


Menurut Irwan, beberapa kendala teknis sempat ditemui di lapangan, terutama terkait penyesuaian ukuran perlengkapan dagang dengan kapasitas tenda yang tersedia di lokasi relokasi. Meski demikian, pihaknya bersama BUMD Kota Tanjungpinang terus berupaya mencarikan solusi agar seluruh pedagang dapat menempati lokasi baru dengan nyaman.


Relokasi ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan Taman Gurindam 12 agar lebih tertata dan memberikan ruang publik yang lebih representatif, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan melalui penyediaan lokasi usaha yang baru.


Pemerintah berharap proses relokasi dapat berlangsung secara bertahap, aman, dan kondusif, sehingga para pedagang dapat segera beradaptasi serta melanjutkan usahanya di Melayu Square dan Anjung Cahaya tanpa mengurangi produktivitas ekonomi yang telah berjalan selama ini. (Ky)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *