BREAKING NEWSTANJUNGPINANG

Keselamatan Wisatawan Jadi Prioritas, Dispar Kepri Tegaskan Pompong Wajib Naik-Turun Penumpang di Titik Resmi

langkah antisipasi menyusul insiden pompong terbalik di perairan sekitar Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), Tanjungpinang, pada Selasa (4/8/2026). f-Ist


TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan transportasi laut dengan mengimbau seluruh travel agent, tour guide, dan penambang pompong agar menaikkan serta menurunkan wisatawan hanya di lokasi yang telah ditetapkan.


Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi menyusul insiden pompong terbalik di perairan sekitar Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), Tanjungpinang, pada Selasa (4/8/2026).

Dispar Kepri menegaskan bahwa peristiwa tersebut melibatkan penduduk lokal, bukan wisatawan, namun tetap menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat aspek keselamatan transportasi laut.


Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengatakan bahwa disiplin dalam penggunaan titik keberangkatan dan penurunan penumpang merupakan bagian penting dari upaya menciptakan perjalanan wisata yang aman, nyaman, dan tertib.


“Keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas bersama. Karena itu, travel agent, tour guide, maupun penambang pompong diharapkan mematuhi titik naik dan turun penumpang yang telah ditetapkan,” ujarnya.


Hasan menambahkan, pihaknya meminta para pelaku usaha perjalanan wisata memastikan wisatawan tidak diberangkatkan dari lokasi yang tidak diperuntukkan sebagai tempat naik penumpang. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan keselamatan tidak hanya melindungi penumpang, tetapi juga menjaga kepercayaan wisatawan serta citra positif pariwisata Kepulauan Riau.


Di Tanjungpinang, Pelantar Kuning selama ini menjadi salah satu titik utama penyeberangan pompong menuju Pulau Penyengat. Selain itu, aktivitas transportasi laut juga terhubung dengan kawasan Kuala Riau, termasuk Pelantar I dan Pelantar II, yang terus disiapkan pemerintah sebagai lokasi sandar dan perpindahan operasional penambang pompong.


Dispar Kepri berharap seluruh pihak, mulai dari operator pompong, pelaku usaha wisata, hingga pemandu wisata, dapat meningkatkan koordinasi dan kedisiplinan dalam menerapkan standar keselamatan pelayaran.


Dengan penggunaan titik keberangkatan yang tertib dan sesuai ketentuan, pengawasan aktivitas transportasi laut akan lebih optimal sehingga keamanan masyarakat dan wisatawan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat citra Kepulauan Riau sebagai destinasi wisata bahari yang aman dan nyaman. (BPres)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *