305 PNS Pemko Tanjungpinang Terima Satyalancana Karya Satya, Lis: Pengabdian Bukan Sekadar Administrasi

Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, S.H., dalam acara yang berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (11/8/2026).F -ist
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Dedikasi panjang para aparatur sipil negara (ASN) dalam melayani masyarakat mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang. Sebanyak 305 PNS menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya atas pengabdian selama 10, 20, hingga 30 tahun.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, S.H., dalam acara yang berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (11/8/2026).
Dari total 305 penerima, sebanyak 13 PNS menerima penghargaan atas masa pengabdian 30 tahun, 141 PNS atas pengabdian 20 tahun, dan 151 PNS atas pengabdian 10 tahun.
Penyerahan penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas perjalanan panjang para ASN yang telah mencurahkan tenaga, pikiran dan waktu untuk negara serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Lis Darmansyah menyampaikan bahwa Satyalancana Karya Satya merupakan momentum untuk kembali mengingat makna pengabdian yang telah dijalani para ASN selama bertahun-tahun.
Menurutnya, perkembangan zaman dan teknologi yang semakin cepat menuntut aparatur pemerintah untuk terus beradaptasi. Namun, di tengah perubahan tersebut, nilai-nilai dasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh hilang.
“Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, tetapi juga membutuhkan keramahan. Masyarakat membutuhkan pemerintah yang profesional, tetapi juga membutuhkan aparatur yang peduli dan mampu memahami persoalan mereka dengan hati,” tegas Lis.
Ia menekankan bahwa tugas ASN tidak boleh dipandang sebatas menjalankan rutinitas administratif. Di balik setiap dokumen, pelayanan dan kebijakan pemerintah, terdapat masyarakat yang membutuhkan perhatian serta solusi atas berbagai persoalan kehidupan.
“Pemerintahan bukan hanya tentang administrasi, tetapi tentang masyarakat dan kehidupan masyarakat yang harus kita layani,” ujarnya.
Lis berharap penghargaan yang diterima para PNS dapat menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Masa kerja yang panjang, kata dia, hendaknya tidak hanya menjadi catatan perjalanan karier, tetapi juga menjadi bukti konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik.
Para penerima Satyalancana Karya Satya juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi ASN lainnya, khususnya dalam menjaga integritas, profesionalitas, kedisiplinan dan semangat melayani.
Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendorong terwujudnya aparatur yang tidak hanya cakap dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kepedulian dan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, penghargaan Satyalancana Karya Satya diharapkan tidak berhenti sebagai simbol atas masa pengabdian, melainkan menjadi pengingat bahwa semakin panjang masa pengabdian, semakin besar pula tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan publik yang humanis, profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (Zuk)

