Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Disdikpora Lingga Dorong Pemenuhan 8 Indikator PAUD Holistik Integratif

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor dalam rangka merefleksikan kondisi capaian 8 indikator Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI) di satuan PAUD. di Ruang Rapat Disdikpora Kabupaten Lingga, Rabu (26/8/2026), f-Ist
LINGGA, (kepriraya.com) โ Pemerintah Kabupaten Lingga terus memperkuat komitmen dalam memastikan anak usia dini mendapatkan layanan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang secara menyeluruh. Upaya tersebut diwujudkan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Lingga melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor dalam rangka merefleksikan kondisi capaian 8 indikator Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI) di satuan PAUD.
Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Disdikpora Kabupaten Lingga, Rabu (26/8/2026), menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperkuat kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD di Kabupaten Lingga.
Plt. Kepala Disdikpora Kabupaten Lingga, Jhoni Indra MS, S.T., M.M., dalam sambutannya mengatakan, rakor lintas sektor merupakan wadah penting untuk merefleksikan sejauh mana pelaksanaan 8 indikator PAUDHI telah berjalan sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperkuat.
Menurutnya, layanan PAUD tidak hanya berkaitan dengan aspek pendidikan, tetapi juga menyangkut kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, serta aspek lain yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
โRapat lintas sektor ini menjadi wadah untuk merefleksikan capaian pelaksanaan 8 indikator PAUDHI sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung layanan PAUD di Kabupaten Lingga,โ ujarnya.
Jhoni berharap sinergi dan kolaborasi antar-OPD dapat semakin solid sehingga pemenuhan 8 indikator PAUDHI dapat dilaksanakan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi anak-anak usia dini di Kabupaten Lingga.
Sementara itu, mewakili Bunda PAUD Kabupaten Lingga sekaligus selaku Ketua BP PAUD, Hj. Feby Sarianty Novrizal, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan anak usia dini membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
Ia menilai, persoalan PAUD tidak dapat diselesaikan hanya oleh sektor pendidikan. Dukungan keluarga, pemerintah, dunia kesehatan, lingkungan sosial, hingga sektor lainnya sangat dibutuhkan agar setiap anak memperoleh haknya untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.
Feby juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat anak-anak di Kabupaten Lingga yang belum mengenyam pendidikan PAUD. Kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kurangnya perhatian orang tua hingga kendala jarak dan akses transportasi.
โHal ini menjadi tugas kita bersama. Ke depan, kami berharap seluruh anak di Kabupaten Lingga dapat memperoleh pendidikan sejak usia dini, sehingga tujuan wajib belajar 13 tahun dapat terlaksana secara maksimal,โ tegasnya.
Ia berharap persoalan akses tersebut dapat menjadi perhatian bersama dan dicarikan solusi melalui kerja kolaboratif lintas sektor, sehingga tidak ada anak usia dini yang tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan terkait Kebijakan dan Program PAUDHI serta Peran dan Dukungan Lintas Sektor yang disampaikan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau melalui Zoom Meeting.
Rakor tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan OPD dan unsur lintas sektor terkait di Kabupaten Lingga. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bagian penting dalam menyatukan langkah dan memperkuat komitmen bersama terhadap penyelenggaraan PAUD yang berkualitas.
Melalui rakor tersebut, Pemkab Lingga berharap pelaksanaan PAUDHI dapat semakin terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi lintas sektor yang kuat, pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan tumbuh kembang anak usia dini diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan setiap anak di Kabupaten Lingga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan sejak usia dini sebagai fondasi penting bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan. (Jki)

