KIM Batam Dibekali Ilmu Bikin Konten Medsos Catchy, Siap Jadi Kreator Andal

Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Kota Batam terus didorong agar semakin aktif menjadi penyampai informasi positif di tengah derasnya arus informasi digital. digelar di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (27/8/2026), f-Ist
BATAM, (kepriraya.com) – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Kota Batam terus didorong agar semakin aktif menjadi penyampai informasi positif di tengah derasnya arus informasi digital. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam membekali anggota KIM dengan keterampilan membuat konten media sosial yang menarik, informatif, dan mudah dipahami masyarakat.
Pelatihan tersebut digelar di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (27/8/2026), dan diikuti anggota KIM dari sejumlah kelurahan di Kota Batam.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis mengingat media sosial kini tidak sekadar menjadi ruang berbagi informasi, tetapi telah menjadi salah satu kanal utama masyarakat dalam memperoleh berita dan mengikuti perkembangan berbagai peristiwa secara cepat.
Di sisi lain, media sosial juga memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui platform digital, berbagai program, kebijakan, layanan publik hingga klarifikasi terhadap suatu isu dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat.
Karena itu, anggota KIM yang berada di tengah masyarakat dinilai perlu memiliki kemampuan mengolah dan menyajikan informasi secara kreatif.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali sejumlah keterampilan praktis, di antaranya mendesain konten menggunakan aplikasi Canva serta teknik menulis berita singkat yang efektif, menarik, dan mudah dipahami netizen.
Peserta juga diarahkan agar mampu mengemas informasi dengan bahasa yang sederhana namun tetap memiliki nilai informasi sehingga pesan yang disampaikan tidak hanya cepat diterima, tetapi juga menarik perhatian pengguna media sosial.
Dengan kemampuan tersebut, KIM diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan informasi di tingkat kelurahan sekaligus membantu menghadirkan konten-konten positif yang mencerahkan masyarakat.
Kehadiran KIM yang semakin kreatif juga diharapkan mampu menangkal penyebaran informasi yang tidak benar dengan menghadirkan informasi yang akurat, faktual, dan mudah diakses masyarakat.
Pelatihan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi digital masyarakat Batam. Dari sekadar pengguna media sosial, anggota KIM didorong naik kelas menjadi kreator sekaligus penggerak informasi positif di lingkungannya masing-masing. (r)

